Sabtu, 20 Okt 2018

Mengembangkan Kebun Plasma di Aceh Timur

Oleh: alex
Sabtu, 27 Jan 2018 06:39
BAGIKAN:
istimewa.
Perkebunan sawit.
LANGKSA (EKSPOSnews): PT Padang Palma Permai (PPP), anak perusahaan Minamas Plantation mengembangkan 720 hektare kebun plasma sebagai bagian kemitraan dengan petani kelapa sawit di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Presiden Direktur Minamas Plantation, Haryanto Tedjawidjaja ketika dihubungi dari Langsa, Jumat menyatakan, pihaknya berkomitmen mengimplementasikan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26 tahun 2007 tentang Kewajiban perusahaan perkebunan sawit membangun plasma 20 persen dari luas lahan hak guna usaha mereka.

Komitmen tersebut, lanjutnya, diwujudkan melalui kemitraan antara pihaknya dengan masyarakat petani sawit yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) Pentagon di Desa Cek Mbon, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

"Sudah kewajiban perusahaan perkebunan untuk mematuhi peraturan pemerintah. Terlebih kami komit untuk memberikan konstribusi terbaik pada kesejahteraan nyata bagi masyarakat di sekitar area operasional perusahaan," ujar Haryanto Tedjawidjaja, Jumat 26 Januari 2018.

Dijelaskan, dalam pengembangan perkebunan sawit, pihaknya mempelopori kerja sama pendampingan terhadap petani melalui program Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA).

Dimana, KUD Pentagon selaku wakil para petani menyerahkan pengelolaan pembiayaan pembangunan sarana dan prasarana kebun plasma kepada PT Padang Palma Permai.

"Harapan kita dengan kemitraan yang terjalin dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya petani kebun plasma ini, sehingga kehadiran perusahaan di tengah masyarakat bermanfaat secara nyata," sebutnya.

Diutarakan, untuk di Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Timur adalah kebun plasma perdana. Walau sebelumnya, Minamas sudah menjalin kemitraan dengan petani plasma/KKPA lainnya di Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan dan Jambi.

Sementara, Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul bin Syama'un berharap dengan adanya kebun plasma tersebut, dapat menjadi langkah awal bagi kemajuan pembangunan di bidang perkebunan. Membawa berkah dan harapan baru untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Program yang diinisiatif oleh PT PPP - Minamas Plantation ini diharapkan juga akan menginspirasi perusahaan lainnya untuk melakukan program serupa," harapnya.

Sebelumnya, penanaman perdana kebun plasma seluas 720 hektare telah dilaksanakan secara simbolis di areal perkebunan di Desa Cek Mbon, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (24/1) yang dihadiri Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Bin Syama'un beserta unsur Muspida dan seratusan petani anggota KUD Pentagon.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Aceh Barat Remajakan Sawit Rakyat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mulai melaksanakan peremajaan kelapa sawit (replanting) seluas 1.110 hektare untuk mempercepat peningkatan ekonomi rakyat dari sek

  • satu minggu lalu

    Gubernur Babel Ancam Tutup PKS yang Tak Terima Buah Sawit Petani

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan mengancam mencabut izin usaha pabrik sawit yang tidak mau menerima panen sawit petani di daerah itu."Saat ini ada

  • 2 minggu lalu

    Peremajaan Sawit Rakyat di Riau Masih Minim

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kementerian Koordinator Perekonomian menyatakan realisasi program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat masih di bawah 10 persen dari target 183.000 hektare pada 2018, meski pemerinta

  • 3 minggu lalu

    Mendukung Peremajaan Sawit Kelompok Tani

    JAMBI (EKSPOSnews): PT Brahma Binabakti (BBB) melakukan dan mendukung kegiatan peremajaan sawit yang dilakukan kelompok tani KUD Akso Dano untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di

  • 3 minggu lalu

    Greenpeace Duduki Tangki Minyak Sawit Wilmar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Aksi lembaga swadaya masyarakat Greenpeace yang mengajak grup band Boomerang beraksi di tangki minyak sawit siap ekspor milik Grup Wilmar, disesalkan anggota DPR dan menilai kegi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99