Selasa, 14 Agu 2018

Mendorong Pembangunan Pabrik Garam

Oleh: marsot
Rabu, 22 Nov 2017 16:01
BAGIKAN:
istimewa.
Garam.
REMBANG (EKSPOSnews): Kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mendorong percepatan realisasi pabrik garam di Provinsi Jawa Tengah guna memenuhi kebutuhan garam di tingkat nasional.

"Pembangunan pabrik garam memang harus segera diimplementasikan karena Indonesia yang merupakan negara maritim dengan garis pantai terpanjang kedua setelah Kanada justru dihadapkan pada persoalan-persoalan terkait dengan komoditas kelautan, salah satunya adalah garam," kata anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Rembang, Rabu 22 November 2017.

Politikus Partai Golkar itu meminta pemerintah memanfaatkan kemajuan tekonologi dengan melakukan penelitian dan inovasi agar produksi garam di dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan garam nasional sehingga tidak perlu mengimpor dari luar negeri.

"Bisa gak bikin penelitian bagaimana air laut diolah menjadi garam cair yang hasilnya bisa langsung dikonsumsi masyarakat," ujarnya usai menghadiri penyerahan bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan bagi nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung, Kabupaten Rembang.

Selain pemanfaatan teknologi, DPR RI juga meminta agar peran PT. Garam (Persero) dapat lebih dioptimalkan dengan meningkatkan produksi garam dan memberikan pembinaan kepada petani garam.

Harga hasil panen dari petani garam, kata dia, harus ada jaminan dari pemerintah karena permasalahan petani garam itu sehingga tidak dipermainkan oleh kelompok-kelompok tertentu.

"Sikap kami, mendukung percepatan i dustri garam dalam rangka meminimalisasi masalah kebutuhan garam nasional, harga harus betul-betul dikendalikan pemerintah," katanya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng Lalu M. Syafriadi juga berharap rencana pembangunan pabrik garam berkapasitas besar dapat segera direalisasikan.

"Pembangunan pabrik garam bertujuan menjaga keberlanjutan produksi dan terjaminnya kualitas garam yang dihasilkan," ujarnya.

Jika pabrik garam sudah selesai dibangun, maka DKP Jateng akan melakukan pembinaan terhadap kelompok-kelompok petani hamparan garam.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Pembangunan Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Segera Rampung

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menargetkan pembangunan ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar segera selesai sehingga dapat beroperasi total untuk dilalu

  • 3 minggu lalu

    Kotrak Pembangunan Patimban Dimulai

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Perhubungan dan konsorsium menandatangani kontrak pembangunan proyek Pelabuhan Patimban Paket 1 senilai Rp6 triliun.Penandatanganan kontrak Paket 1 Pelabuhan Patimban

  • 4 bulan lalu

    Kejari Awasi Pembangunan Rumah Sakit Tapaktuan

    TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Selatan akan mengawasi dan memonitoring pembangunan proyek gedung rawat inap senilai Rp30 miliar sumber DAK tahun 2018 di Badan Layanan Umum Dae

  • 5 bulan lalu

    Kejati Sumut Usut Pembangunan Jalan di Nias Barat

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera mengusut dugaan kasus korupsi pembangunan proyek jalan di Kabubupaten Nias Barat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum senilai Rp12 miliar, t

  • 6 bulan lalu

    Penugasan Pembangunan Infrastruktur kepada BUMN Terlalu Banyak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai penugasan proyek-proyek infrastruktur baru kepada BUMN Karya sudah terlalu banyak sehingga menjadi salah satu penyebab beruntu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99