Selasa, 23 Jan 2018

Memproduktifkan Lahan Gambut di Sumatera Selatan

Oleh: marsot
Senin, 08 Jan 2018 10:30
BAGIKAN:
kemenlhk.go.id.
Restorasi gambut.
PALEMBANG (EKSPOSnews): Areal gambut Sumatera Selatan akan dijadikan lahan ekonomi produktif supaya semakin bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Perubahan Iklim Najib Asmani di Palembang, mengatakan, pihaknya akan merestorasi lahan gambut antara lain menanam kembali areal yang sudah terbakar lalu.

Dia mengatakan, pada tahap awal akan dikembangkan kerajinan purun, bambu, pengolahan ikan, juga peternakan kerbau rawa, di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel.

Hal ini karena tanaman tersebut dapat dijadikan antara lain kerajinan untuk pembuatan tikar purun, kata koordinator tim restorasi gambut Sumsel itu.

Diutamakan di kabupaten tersebut karena Ogan Komering Ilir banyak lahan gambut terbakar dibanding daerah lain, ujar dia, Senin 8 Januari 2018.

Lebih lanjut dia mengatakan, dari sekitar 700-an ribu hektare lahan gambut di Sumsel yang terbakar, hampir setengahnya berada di kabupaten tersebut.

Dia menilai, kebakaran tersebut juga disebabkan berbagai aktivitas pertanian dan perikanan, yang selama ini tidak arif terhadap lahan gambut.

Padahal selama puluhan tahun, masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ilir telah mengembangkan usaha kerajinan dan pengolahan ikan yang sangat arif terhadap lingkungan, termasuk peternakan kerbau rawa.

Memang, ujar dia, sumber ekonomi yang arif dengan lingkungan tersebut mulai ditinggalkan masyarakat karena pemasarannya tidak berkembang atau sumber bahan bakunya mulai berkurang.

Dia mencontohkan, kerajinan purun dan bambu mulai jarang dikerjakan masyarakat karena pemasaran yang lemah, sementara ikan dari alam sudah mengalami kekurangan sejalan rusaknya gambut.

Sehubungan itu pihaknya akan mengembangkan ekonomi kreatif di sekitar lahan gambut terbakar tersebut, ujar dia.

Pihak tim juga merencanakan memberikan pelatihan dalam memaksimalkan ekonomi kreatif pada masyarakat di sekitar lahan gambut.

Jadi dalam mengembangkan hal tersebut, TRG Sumatera Selatan bukan hanya memberikan bantuan modal tetapi juga pelatihan terkait manajemen dan peningkatan kualitas produksi, tambah Program tersebut juga telah dibahas dalam diskusi yang digelar Mongabay Indonesia dalam merayakan usianya yang ke lima tahun beberapa waktu lalu.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    RAPP Ditengah Penataan Lahan Gambut di Riau

    Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menemui ribuan buruh sektor kehutanan yang berunjuk rasa di Kota Pekanbaru, Senin.Arsyadjuliandi berjanji akan meneruskan aspirasi para demonstran kepada Kementeri

  • 3 bulan lalu

    Waspadai Tanah Longsor di Sumatera Selatan

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengimbau para pengendara kendaraan bermotor untuk mewaspadai sejumlah daerah yang memiliki areal rawan longsor pada musim hujan saat ini.K

  • 8 bulan lalu

    Sumatera Selatan Akan Jadi Objek Wisata Olah Raga

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Provinsi Sumatera Selatan merupakan cikal bakal lahirnya konsep wisata olahraga di Tanah Air karena daerah ini berhasil menaikkan pert

  • 9 bulan lalu

    Wah...Ada Tanaman Ganja di Sumatera Selatan

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Agung Budi Maryoto memerintahkan kapolres untuk membersihkan ladang ganja setelah ada penemuan tanaman terlarang itu di Ogan Komering Ulu."La

  • 11 bulan lalu

    Lahan Gambut di Riau Sudah Kritis

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Riau menyebutkan berdasarkan data dari BPS setempat lahan gambut kritis di daerah itu tercatat sebanyak 2,4 juta hektare sedangkan yang masih baik 1,5 juta

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99