Rabu, 18 Sep 2019

Mempelajari Pertanian Lahan Gambut di Siak

Oleh: marsot
Selasa, 02 Jul 2019 04:52
BAGIKAN:
kementerian lingkungan hidup dan kehutanan
Lahan gambut.
SIAK (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Siak, Riau menerima kedatangan 20 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) yang khusus akan mempelajari pertanian di lahan gambut.

Dosen pembimbing lapangan, Joko Nugroho saat berada di Siak, mengatakan para mahasiswa memilih Kecamatan Bungaraya yang merupakan salah satu lumbung padi di Siak sebagai tempat belajar.

KKN dilaksanakan selama dua bulan yang terdiri dari mahasiswa delapan fakultas. Di antaranya Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Teknik, Filsafat, Ilmu Budaya, Geografi, Biologi, Hukum dan Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam.

"Sasarannya ada dua tempat, yakni Kampung Jatibaru dan Kampung Tuah Indrapura. Mereka akan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah kepada masyarakat," kata Joko Nugroho, Senin 1 Juli 2019.

Lebih lanjut, katanya UGM meyakini bisa menghasilkan sesuatu yang yang berguna baik bagi masyarakat setempat maupun mahasiswa sendiri selama proses KKN. Ada tiga hal yang bisa dikembangkan di Kabupaten Siak, yaitu pertanian, agrowisata dan gaharu.

"Kita berharap mahasiswa bisa melakukan penelitian sekaligus pembelajaran untuk mengembangkan potensi tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak TS Hamzah yang menerima kedatangan menyambut baik kedatangan para mahasiswa dan dosen pendamping yang melakukan KKN di kabupaten berjuluk Negeri Istana itu. Kemudian diapun menyampaikan selayang pandang kondisi Kabupaten Siak.

Menurutnya, peran nyata KKN-PPM UGM diharapkan dapat mendukung upaya Pemkab Siak dalam mengembangkan sektor dan potensi unggulan yang ada, serta mampu berinteraksi dengan masyarakat sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki.

Ia berterima kasih, mahasiswa UGM bersedia melaksanakan KKN di Siak dengan menyasar bidang pertanian dan sosial masyarakat. Tentunya diharapkan bisa mendorong kemandirian masyarakat sehingga tercapainya kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir pada kesempatan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Budi Yuwono, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Kampung Yurnalis, Kakan Kesbangpol, Sekretaris Dinas Kominfo, Sekcam Bungaraya dan Penghulu Jatibaru. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Rusuh di Rutan Siak

    SIAK (EKSPOSnews): Kerusuhan di rumah tahanan kelas II B Siak Sri Indrapura, Riau, hingga hampir seluruh bangunannya dibakar oleh narapidana diduga akibat adanya tindak kekerasan yang dilakukan para p

  • 5 bulan lalu

    Baut Dicuri, Jembatan Siak IV Terpaksa Ditutup

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau mempertimbangkan untuk menutup sementara jembatan Siak IV yang baru saja diresmikan medio Maret 2019 lalu karena

  • 6 bulan lalu

    Jembatan Siak IV Sudah Dibuka untuk Umum

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Gubernur Riau Syamsuar menyatakan bahwa Jembatan Siak IV di Kota Pekanbaru sudah bisa digunakan oleh masyarakat.Syamsuar bersama sejumlah pejabat seperti Kepala Dinas Pekerjaan

  • 7 bulan lalu

    Hutan Gambut Rawa Tripa Semakin Menyusut

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) menyatakan kawasan hutan rawa gambut Tripa yang berada di Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat Daya kini diperkirakan tersisa 5.000 hektare."Ali

  • 8 bulan lalu

    Bagaimana Mengelola Lahan Gambut Siak?

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Badan Restorasi Gambut memfasilitasi diskusi kelompok terfokus antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan 17 lembaga swadaya masyarakat lingkungan "Sodagho Siak" dan akademisi dar

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99