Sabtu, 23 Nov 2019

Membebaskan Lahan untuk Tambak Garam

Oleh: marsot
Kamis, 28 Mar 2019 03:48
BAGIKAN:
istimewa.
Garam petani.
BETUN (EKSPOSnews): Sebanyak 1.100 hektare lahan sudah dibebaskan untuk pembangunan tambak garam di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang dikerjakan PT Inti Daya Kencana, kata Ketua Tim Pembebasan Lahan, Emanuel Seran.

"Namun lahan yang dibebaskan ini belum mencapai target lahan potensial yang akan digarap PT IDK lebih dari 2.500 hektare karena ada penolakan sekelompok orang," kata Tokoh Masyarakat dari Desa Sikun itu kepada wartawan di Betun, Rabu 27 Maret 2019.

Ia mengatakan, proses pembangunan tambak garam di daerah setempat sempat berhenti sejak 1 April 2019 hingga saat ini karena adanya penolakan dari kelompok warga tertentu.

Menurut dia, pihak yang menolak pembebasan lahan merupakan warga yang tidak memiliki lahan atau memilikinya namun dalam jumlah kecil.

"Namun kami juga pertanyakan penolakan ini karena rata-rata alasan yang tidak mendasar," katanya.

Menurut dia, pihak perusahaan atau investor tidak datang menyerobot lahan namun mengurus perizinan di pemerintah daerah serta melakukan sosialisasi kepada warga di sekitar lokasi pembangunan.

"Masyarakat juga diberikan pilihan kalau setuju maka silakan serahkan lahan dan diberikan kompensasi, tapi kalau tidak juga tidak dipaksakan," katanya.

Ia mengatakan, untuk lahan yang sudah dibebaskan tersebut diberikan kompensasi berupa uang senilai Rp1 juta/hektare untuk lahan tidak produktif, sedangkan Rp3 juta/hektare untuk lahan produktif.

Untuk itu, ia berharap agar polemik penolakan lahan ini segera berakhir agar pembangunan garam yang juga berdampak menggerakkan perekonomian warga setempat bisa dilanjutkan.

"Kalau semua lahan ini dibebaskan dan bisa jalan pembangunannya maka bisa menyerap puluhan ribu tenaga kerja lokal," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Mempelajari Pertanian Lahan Gambut di Siak

    SIAK (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Siak, Riau menerima kedatangan 20 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan

  • 5 bulan lalu

    Kebakaran Lahan di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Peristiwa kebakaran lahan telah terjadi di dua lokasi yang masing-masing menghanguskan sekitar 0,5 hektare areal, yakni Gampong (Desa) Lampineung, Kecamatan Baitussalam, dan G

  • 6 bulan lalu

    Lahan di Batam Bisa Jadi Hak Milik

    BATAM (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyepakati dan menyetujui lahan seluas kurang dari 200 meter persegi bisa menjadi hak milik di Kota Batam, Kepulauan Riau."Kebijakan Presiden melalui aturan m

  • 6 bulan lalu

    Kematian Petugas KPPS Bukan karena Kelelahan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Daeng M Faqih mengatakan bahwa kematian petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terjadi di seluruh Indonesia

  • 7 bulan lalu

    Ribuan Hektare Lahan PTPN V Dikembalikan kepada Masyarakat

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktur Relawan Tim Kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Provinsi Riau Sahrin mengapresiasi keputusan Presiden mengembalikan lahan sawit seluas 2.800 hektare yang selama ini dikua

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99