Sabtu, 22 Sep 2018

Membangun Pengalengan Kerang di Bangka Barat

Oleh: Jallus
Sabtu, 14 Jul 2018 04:24
BAGIKAN:
marsot
Kerang.
MUNTOK (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung siap mengembangkan industri kecil pengalengan kerang untuk memberikan nilai tambah bagi warga pesisir.

Kepala Bidang Budi Daya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Wiratmo di Muntok, mengatakan, budi daya kerang darah di pesisir Belolaut hingga Kundi yang melibatkan lebih 200 rumah tangga, hasil produksi per tahunnya cukup melimpah, bahkan saat ini sudah mampu menjadi sentra penghasil kerang di Babel.

Menurut dia, jumlah produksi kerang darah di daerah itu setiap tahunnya semakin meningkat sehingga perlu dicarikan jalan keluar agar dapat menjaga harga dan kualitas barang.

"Hasil panen yang melimpah dikhawatirkan tidak mampu terjual maksimal di pasar sehingga dikhawatirkan harga menjadi turun, dengan adanya usaha pengalengan kerang kami yakini akan menjadi solusi mengatasi masalah tersebut," katanya, Jumat 13 Juli 2018.

Sebagai langkah awal rencana pembangunan industri kecil pengalengan kerang, pihaknya akan melakukan kerja sama dengan Universitas Gajah Mada Yogyakarta melakukan beberapa kajian lokasi.

Wiratmo mengatakan tahun ini ditargetkan seluruh persiapan sudah selesai dilakukan agar pembangunan bisa direalisasikan.

"Pengalengan kerang merupakan sebuah target realistis yang bisa dilaksanakan tahun depan, meskipun masih skala kecil namun perlu dicoba untuk membantu meningkatkan pendapatan warga pesisir,"kata dia.

Menurut Wiratmo, kerang yang dikalengkan akan lebih tahan lama dan memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi dibandingkan kerang segar sehingga diharapkan membawa dampak positif bagi pelaku usaha.

Peluang pasar kerang kemasan kaleng juga masi terbuka lebar, baik di pasar lokal, regional, nasional dan ekspor.

"Karena dikemas dengan kaleng, kerang jadi tahan lama sehingga bisa menjangkau pasar yang lebih luas, kami optimistis jika terealisasi akan mampu memberikan dampak yang bagi warga pesisir sekaligus membuka kesempatan kerja bagi warga yang ada di sekitar sentra budi daya kerang," ujarnya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Bangka Barat Tambah Lokasi Budidaya Kerapu

    MUNTOK (EKSPOSnews): Pemerintahan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menambah lokasi budi daya ikan kerapu pola keramba jaring apung untuk meningkatkan kesejahteraan anggota ke

  • 6 bulan lalu

    Awas...Serangan Buaya!

    SUNGAILIAT (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta warga korban banjir untuk waspada terhadap serangan buaya."Biasanya kalau banjir buaya ikut ke dar

  • 8 bulan lalu

    Warga Bangka Barat Tolak HTP

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Sebanyak 25.000 warga Kabupaten Bangka Barat akan menggelar aksi demonstrasi menolak Hutan Tanaman Produksi di halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, karena din

  • 8 bulan lalu

    Bangka Barat Tolak HTI

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Ratusan warga Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menolak hutan tanaman industri (HTI) karena merugikan masyarakat di daerah itu."Kami meminta DPRD

  • 2 tahun lalu

    Polres Bangka Barat Siagakan Perahu Karet

    MUNTOK (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, masih menyiagakan dua perahu karet pascabanjir di Muntok untuk sewaktu-waktu digunakan untuk mengevakuasi war

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99