Selasa, 20 Agu 2019

Memanjakan Orang Sumbar dengan Kopi Gayo

Oleh: marsot
Kamis, 25 Jul 2019 23:50
BAGIKAN:
istimewa.
Kopi Gayo.
PADANG (EKSPOSnews): Kopi gayo khas Aceh menjadi minuman yang banyak diminati oleh pengunjung pada pameran Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) Nasional yang ke-47 di taman Imam Bonjol Padang.

"Alhamdulillah sejak hari pertama hingga saat ini pameran kami selalu ramai dikunjungi," kata Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Aceh Samsiarni di Padang, Kamis 25 Juli 2019.

Selain itu kopi gayo juga merupakan produk unggulan TP-PKK Provinsi Aceh yang menjadi incaran para pengunjung.

Bahkan para pengunjung rela berdesak-desakan demi menunggu antrean untuk menikmati kopi gayo.

Bagi masyarakat yang belum sempat berkunjung ke pameran hari ini, pameran masih dibuka sejak pagi hingga jam 21.00 WIB sampai penutupan HKG-PKK yang ke-47 yakni Sabtu 27 Juli 2019 di taman Imam Bonjol Padang.

Selain kopi gayo, produk unggulan Aceh lainnya juga berupa kerajinan tangan yakni kerawang gayo berupa tas, dompet, sulaman pucuk rebung dengan motif yang menarik.

Aceh juga memiliki makanan khas yakni makanan kecil bungoeng kayee, bentuk makanan kecil ini terinspirasi dari bentuk bunga kayu yang terdapat di daerah Aceh namun terbuat dari tepung dengan rasa yang manis.

“Selain itu juga terdapat makanan berupa karah yang berbentuk bulat dan rasanya juga manis,” katanya.

Ikan keumamah juga merupakan makanan khas Aceh berupa ikan kaleng, akan tetapi ikan tersebut merupakan olahan masyarakat Aceh itu sendiri yang terbuat dari ikan tuna.

"Ikan tersebut dikeringkan hingga kering seperti kayu makanya disebut sebagai ikan kayu atau ikan keumamah, setelah itu disuir kecil-kecil dan ditaburi asam sunti agar tetap awet," ujarnya.

Selain itu menurut pengunjung lainnya yang tengah sabar menunggu antrian untuk menikmati kopi gayo Irwan (40) mengakui belum pernah mencoba merasakan kopi gayo khas Provinsi Aceh tersebut.

“Saya bersabar menunggu, mumpung gratis dan selagi ada di Padang,” sambung dia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Kejati Sumbar Kejar 7 Terpindana Kasus Korupsi

    PADANG (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Sumbar) memburu tujuh terpidana kasus korupsi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)."Saat ini ada tujuh DPO terpidana kasus korupsi yang b

  • 2 bulan lalu

    Rel Kereta Api di Sumbar Mati Suri

    PADANG (EKSPOSnews): Sepanjang 210 kilometer dari 300 kilometer panjang lintasan rel kereta api di Sumatera Barat masih "mati suri" karena sejumlah kendala."Saat ini baru 90 kilometer lintasan yang ef

  • 2 bulan lalu

    Tambak Udang Panamae di Sumbar Tak Memiliki Izin

    PARIT MALINTANG (EKSPOSnews): Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mencatat  ada 17 usaha tambak udang vaname yang tidak me

  • 2 bulan lalu

    Perhutanan Sosial di Sumbar Bisa Bertambah

    PADANG (EKSPOSnews): Luas areal hutan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian melalui program Perhutanan Sosial di Sumatera Barat (Sumbar) bisa bertambah karena masih te

  • 2 bulan lalu

    Wisatawan ke Sumbar Meningkat

    PADANG (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengkoreksi jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu pada libur Lebaran 2019 yang awalnya dikhawatirkan tidak capai target, ternyata jauh

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99