Selasa, 26 Mei 2020

Memangkas Keramba di Danau Maninjau

Oleh: marsot
Selasa, 09 Apr 2019 04:20
BAGIKAN:
istimewa.
Keramba jaring apung.
LUBUKBASUNG (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, menyatakan keramba jaring apung (KJA) di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, bakal dikurangi dari 17.500 menjadi 6.000 unit pada Juli 2019, sebagai upaya menyelamatkan danau vulkanik tersebut dari pencemaran.

"Penertiban ini akan melibatkan tim dari provinsi dan kabupaten. Apabila perlu kita libatkan TNI dan Polri," katanya saat rapat pembahasan penyelamatan Danau Maninjau di Lubukbasung, Senin 8 April 2019.

Keramba jaring apung yang akan ditertibkan itu merupakan keramba tidak jelas, tidak ada pemilik dan rusak.

Untuk penertiban akan disiapkan payung hukum berupa Perda, Pergub, Perbup dan kesepakatan antar pemilik terhadap aksi yang bakal dilakukan itu.

Sebelum penertiban ini, Pemprov Sumbar dan Pemkab Agam akan membentuk tim kecil yang berasal dari pemangku kepentingan seperti, LIPI, Bappeda dan lainnya.

Tim kecil ini akan melakukan kajian, pendataan keramba jaring apung, permasalahan yang ada di danau dan lainnya.

Dari hasil kajian tim kecil, tambah mantan Bupati Pesisir Selatan ini akan muncul kesepakatan dari mana dimulai dan apa yang dilakukan dengan prinsip bahwa mata pencarian masyarakat selama ini hidup dengan keramba jaring apung.

"Jangan sampai hilang mata pencarian masyarakat yang mengakibatkan mereka miskin dan kita akan mencarikan mata pencarian lain untuk mereka," katanya.

Pihaknya berharap dukungan dari petani keramba jaring apung, pengusaha pakan ikan untuk mendukung penertiban ini karena Danau Maninjau tercatat dalam danau yang tercemar berat di Indonesia.

Bupati Agam Indra Catri menambahkan Pemkab setempat telah banyak melakukan program dalam penyelamatan danau vulkanik itu dari pencemaran dengan membentuk program Save Maninjau.

Sembilan nagari atau desa adat di sekitar danau itu telah berperan dalam mendukung program Save Maninjau dengan mengalokasikan dana desa sekitar 50 persen setiap nagari.

"Dana ini digunakan untuk membersihkan danau dari keramba jaring apung, membuka usaha bagi masyarakat dan lainnya," katanya.

Setelah keluar secara bertahap dari perikanan, maka akan terbuka peluang usaha di bidang pertanian, industri dan pariwisata.

Pemkab Agam telah membangun dermaga di setiap nagari dan membangun Objek Wisata Linggai.

"Kita telah menyiapkan infrastruktur dalam mendukung pariwisata di danau tersebut," katanya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Kurangi Keramba Jala Apung di Danau Maninjau

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengharapkan pemerintah daerah ikut mendorong warga untuk mengurangi keramba jaring apung di Danau Maninjau, Koto Kaciak, Kabupa

  • tahun lalu

    Keramba di Danau Sipin Akan Diganti Rugi

    JAMBI (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Jambi menyatakan akan mengganti rugi petani yang memiliki keramba ikan di Danau Sipin menyusul tengah dikembangkannya danau tersebut menjadi destinasi wisata air un

  • 2 tahun lalu

    Ratusan Keramba Jaring Apung di Danau Maninjau Dibersihkan

    LUBUKBASUNG (EKSPOSnews): Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam, Sumatera Barat, merilis 880 petak keramba jaring apung (KJA) di Danau Maninjau telah dibersihkan dari danau vulkanik itu semenjak 2016-

  • 2 tahun lalu

    Pemkab Samosir Tata Keramba

    SAMOSIR (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, segera menertibkan usaha budidaya ikan keramba jaring apung (KJA) di perairan Danau Toba sesuai ketentuan.Kepala Bidang Kominfo Dina

  • 2 tahun lalu

    Kedalaman Keramba di Danau Toba Tak Penuhi Syarat

    MEDAN (EKSPOSnews): Kedalaman keramba jaring apung di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara tidak memenuhi Peraturan Presiden 81/2014 tentang RTRW Danau Toba."Kedalaman KJA yang ikannya bermatian itu hany

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99