Selasa, 20 Nov 2018

Memacu Produksi Kopi Olahan

Oleh: marsot
Senin, 04 Des 2017 05:30
BAGIKAN:
marsot
Kopi olahan.
JAKARTA (EKSPOSnews): Balai Riset dan Standardisasi Industri Palembang (BIPA) fokus pada pengembangan bidang teknologi proses produksi karet dan kopi olahan mengingat wilayah Sumatera Selatan merupakan potensi penghasil terbesar dua komoditas tersebut.

Kepala BIPA Quri Siti Mirah mengatakan BIPA sebagai salah satu Unit Pelayanan Teknis di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, telah menghasilkan banyak hasil penelitian yang diterapkan industri.

"BIPA turut berupaya menaikkan citra kopi Sumatera Selatan melalui program hilirisasi mengingat Indonesia sebagai produsen kopi terbanyak," kata Quri melalui keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Minggu 3 Desember 2017.

Quri Siti Mirah menyebutkan beberapa hasil riset dari BIPA, di antaranya karet otomotif, aspal berkaret, karet untuk bahan bangunan, karet untuk alat kesehatan dan ban vulkanisir.

Prototipe produk-produk tersebut mempunyai kualitas produk sesuai SNI dengan biaya produksi yang bersaing. BIPA juga akan melakukan sosialisasi SNI kopi.

Menurut dia, dengan kian meningkatnya peran standardisasi dalam industri, maka semakin tinggi pula permintaan layanan jasa sertifikasi dan pengujian.

Untuk menjawab tingginya permintaan tersebut, maka BIPA mengadakan pertemuan bisnis atau "business gathering" beberapa waktu lalu dalam rangka mempromosikan jasa layanan teknis BIPA.

Sejak 37 tahun berdiri, layanan yang tersedia di BIPA antara lain jasa sertifikasi produk, sertifikasi sistem manajemen mutu, jasa pengujian dan pengawasan (laboratorium aneka komoditi, pencemaran, mikrobiologi, dan kalibrasi), jasa rancang bangun atau perekayasaan mesin dan peralatan industri, serta jasa pelatihan.

"Lembaga sertifikasi dan Laboratorium BIPA semua telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional," kata Quri.

BIPA juga sudah melakukan kontrak kerja sama dengan beberapa perusahaan, lembaga litbang lain, perguruan tinggi, maupun pemerintah daerah lain.

Langkah sinergi ini dalam rangka penumbuhan dan pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) berbasis karet alam dan kopi maupun pelaksanaan kegiatan litbang di bidang teknologi proses produksi.

Kerja sama tersebut misalnya dengan perusahaan alat-alat kesehatan, ban "solid tire", aspal berkaret, Universitas Sriwijaya, Politeknik Jambi, Dinas Perindustrian Perdagangan beberapa Kabupaten, Dinas Perkebunan sejumlah kabupaten serta perguruan tinggi swasta dan Lembaga Litbang daerah lain.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Inalum Genjot Kualitas Produksi

    MEDAN (eKSPOSnews):  PT Inalum (Persero) berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi aluminium setiap tahunnya sehingga berbagai terobosan perlu dilakukan demi memberi kepuasan pelangga

  • 2 bulan lalu

    Mitsubishi Motors Tingkatkan Kapasitas Produksi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mitsubishi Motors berencana meningkatkan kapasitas produksi tahunan dari fasilitas produksi di Bekasi untuk merespons permintaan atas small MPV Xpander di pasar lokal maupun eksp

  • 3 bulan lalu

    RNI Bakal Genjot Produksi Gula

    BOGOR (EKSPOSnews): PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI optimistis meningkatkan produksi gula dan melaksanakan operasinya secara efisien."Dari sektor gula, kontribusinya mencapai 22 per

  • 6 bulan lalu

    Mitra Ogan Jalin Kerja Sama Penjaminan Produksi CPO

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dalam rangka melakukan pengembangan usaha di bidang industri kelapa sawit dan meningkatkan hasil produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), Anak Perusahaan PT Rajawa

  • 8 bulan lalu

    Membangun Sentra Produksi Songket di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Banda Aceh akan membangun sentra produksi songket yang nantinya diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.Wali Kota Ban

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99