Senin, 11 Des 2017

Memacu Produksi Kopi Olahan

Oleh: marsot
Senin, 04 Des 2017 05:30
BAGIKAN:
marsot
Kopi olahan.
JAKARTA (EKSPOSnews): Balai Riset dan Standardisasi Industri Palembang (BIPA) fokus pada pengembangan bidang teknologi proses produksi karet dan kopi olahan mengingat wilayah Sumatera Selatan merupakan potensi penghasil terbesar dua komoditas tersebut.

Kepala BIPA Quri Siti Mirah mengatakan BIPA sebagai salah satu Unit Pelayanan Teknis di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, telah menghasilkan banyak hasil penelitian yang diterapkan industri.

"BIPA turut berupaya menaikkan citra kopi Sumatera Selatan melalui program hilirisasi mengingat Indonesia sebagai produsen kopi terbanyak," kata Quri melalui keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Minggu 3 Desember 2017.

Quri Siti Mirah menyebutkan beberapa hasil riset dari BIPA, di antaranya karet otomotif, aspal berkaret, karet untuk bahan bangunan, karet untuk alat kesehatan dan ban vulkanisir.

Prototipe produk-produk tersebut mempunyai kualitas produk sesuai SNI dengan biaya produksi yang bersaing. BIPA juga akan melakukan sosialisasi SNI kopi.

Menurut dia, dengan kian meningkatnya peran standardisasi dalam industri, maka semakin tinggi pula permintaan layanan jasa sertifikasi dan pengujian.

Untuk menjawab tingginya permintaan tersebut, maka BIPA mengadakan pertemuan bisnis atau "business gathering" beberapa waktu lalu dalam rangka mempromosikan jasa layanan teknis BIPA.

Sejak 37 tahun berdiri, layanan yang tersedia di BIPA antara lain jasa sertifikasi produk, sertifikasi sistem manajemen mutu, jasa pengujian dan pengawasan (laboratorium aneka komoditi, pencemaran, mikrobiologi, dan kalibrasi), jasa rancang bangun atau perekayasaan mesin dan peralatan industri, serta jasa pelatihan.

"Lembaga sertifikasi dan Laboratorium BIPA semua telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional," kata Quri.

BIPA juga sudah melakukan kontrak kerja sama dengan beberapa perusahaan, lembaga litbang lain, perguruan tinggi, maupun pemerintah daerah lain.

Langkah sinergi ini dalam rangka penumbuhan dan pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) berbasis karet alam dan kopi maupun pelaksanaan kegiatan litbang di bidang teknologi proses produksi.

Kerja sama tersebut misalnya dengan perusahaan alat-alat kesehatan, ban "solid tire", aspal berkaret, Universitas Sriwijaya, Politeknik Jambi, Dinas Perindustrian Perdagangan beberapa Kabupaten, Dinas Perkebunan sejumlah kabupaten serta perguruan tinggi swasta dan Lembaga Litbang daerah lain.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Mendorong Produksi Gula Merah dari Tebu di Waykanan

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Wakil Bupati Waykanan Edward Antony mendukung program unggulan dinas perkebunan setempat pada 2018 yaitu produksi gula merah dengan menggunakan sari tebu."Di Waykanan banya

  • satu bulan lalu

    Lapangan Jangkrik Dongkrak Produksi Minyak

    KUTAI KARTANEGARA (EKSPOSnews): Fasilitas produksi gas Lapangan Jangkrik di area fasilitas penerimaan darat (onshore receiving facility/ORF) milik Eni Muara Bakau mampu meningkatkan produksi gas nasio

  • 4 bulan lalu

    Sulawesi Selatan Jadi Pusat Produksi Garam

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan memutuskan Sulawesi Selatan sebagai salah satu pusat produksi garam nasional untuk menanggulangi krisis garam seperti yang terjadi belakanga

  • 4 bulan lalu

    Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Pengering Produksi Pertanian

    SURABAYA (EKSPOSnews0: Lima mahasiswa Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menciptakan mesin pengering untuk mengawetkan hasil panen hortikultura berbasis "smartphone" guna

  • 5 bulan lalu

    Jaga Produksi Blok Rokan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendukung upaya pemerintah menjaga produksi Blok Rokan, Riau.Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi di

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99