Kamis, 21 Sep 2017

Lahan Kritis di Bangka Bertambah

Oleh: Alex
Rabu, 16 Agu 2017 04:11
BAGIKAN:
marsot
Lahan kritis.
SUNGAILIAT (EKSPOSnews): Bupati Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmizi Saat mencatat lahan kritis di daerah ini mencapai seluas 26.000 hektare yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan.

"Dari 26.000 hektare lahan kritis itu, baru seluas kurang lebih 3.000 hektare yang sudah dilakukan penghijauan atau reklamasi," katanya di Sungailiat, Selasa 15 Augustus 2017.

Dia mengatakan, luasnya lahan kritis itu yang hampir terjadi di wilayah kecamatan diduga akibat aktivitas kegiatan penambangan biji timah.

"Kami mendorong berbagai pihak termasuk swasta maupun kelompok masyarakat melakukan kegiatan reklamasi dengan sejumlah tanamanan yang bermanfaat guna mengembalikan kesuburan tanah," katanya.

Bupati mengatakan, ada sebagian lahan yang masuk katagori sangat kritis sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dikembalikan meskipun jumlahnya tidak begitu luas.

"Lahan yang sangat kritis jumlahnya hanya sekitar 2.500 hektar dan diperlukan kesabaran dan rutinitas untuk mengembalikan seperti semula," ujarnya.

Diakuinya, dalam pengelolaan lahan kritis diperlukan banyak dukungan termasuk TNI dan Polri serta komponen masyarakat setempat.

"Lahan yang sudah dilakukan reklamasi kedepannya akan dikembalikan ke pemerintah desa setempat melalui lembaga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau koperasi," katanya.

Bupati menyarankan, jenis tanaman diatas lahan reklamasi disesuai dengan kondisi yang ada termasuk pengaturan pemanfaatan pupuk sehingga tanaman itu tetap tumbuh subur.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Kuala Namu Akan Dikembangkan

    MAGELANG (EKSPOSnews): Menteri BUMN Rini Soemarno menginstruksikan PT Angkasa Pura 1 dan PT Angkasa Pura 2 untuk mengembangkan pelayanan bandara Lombok dan Kuala Namu dengan menggandeng mitra yang ber

  • 3 hari lalu

    Lomba Burung Berkicau di Bangkalan

    BANGKALAN (KICAU): Dalam memperingati HUT ke-72 TNI, Kodim 0829/Bangkalan menggelar lomba burung berkicau ini yang diikuti ratusa ekor burung berbagai jenis di Makodim 0829/Bangkalan Madura, Minggu 17

  • 4 minggu lalu

    Mengembangkan Sapi di Pasaman Barat

    SIMPANG EMPAT (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), mengajak petani memelihara ternak sapi sambil berkebun atau bertani."Sinkronisasi antara perkebunan-te

  • 4 minggu lalu

    Mengembangkan Songket Silungkang

    SAWAHLUNTO (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat mencoba memperkenalkan dan mengembangkan songket Silungkang ke seantero nusantara melalui Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2017 yang d

  • 4 minggu lalu

    Phapros Akan Kembangkan Scaffold Hydroxyapetite

    BANDUNG (EKSPOSnews): PT Phapros, Tbk. dan PT Mitra Rajawali Banjaran sebagai anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak di industri farmasi dan alat kesehatan menggelar a

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak