Jumat, 10 Apr 2020

Kopi Gayo Pantas Dihargai Mahal

Oleh: alex
Minggu, 08 Apr 2018 10:08
BAGIKAN:
istimewa.
Kopi.
TAKENGON (EKSPOSnews): Buyer asal Afrika Selatan, Paul Du Plessis, mengakui keistimewaan kopi Arabica Gayo dari Kabupaten Aceh Tengah, sehingga pantas dihargai mahal di pasaran dunia.

"Mereka harus injak tanah ini dan lihat langsung bagaimana petani kopi merawat dan melakukan proses pasca panen secara alami," tutur Paul yang juga pengusaha di Takengon, Aceh Tengah, Minggu.

Menurut dia, para buyer kopi dunia harus ikhlas dengan hal itu karena kopi Gayo memang spesial dan melalui proses naturally organic.

Paul sendiri datang dari Kota Cape Town, Afrika Selatan khusus ke Aceh Tengah untuk melihat langsung dan merekam segalanya tentang kopi Gayo mulai dari perawatan yang dilakukan petani di kebun kopi hingga ke tahap pemrosesan dan pemilihanbiji kopi berkualitas.

Pengusaha ini mulai melirik kopi Gayo untuk dipasarkan di Afrika Selatan. Dia kini sedang mempersiapkan satu tayangan video dokumenter tentang kopi dari dataran tinggi Gayo untuk tujuan memperkenalkan komoditas unggulan tersebut kepada masyarakat konsumen di negaranya.

Paul berada di Aceh Tengah selama sepekan sejak 31 Maret 2018. Dia turut memboyong para jurnalis, photografer, dan videografer dari negaranya untuk mendokumentasikan segalah hal tentang kopi Gayo dan akan merangkumnya dalam satu video dokumenter.

Menurut Paul, masyarakat di Afrika Selatan saat ini belum begitu mengenal tentang bagaimana kopi kualitas terbaik, sedangkan mereka tidak akan mudah percaya jika tidak diberi pemahaman secara lengkap melalui sebuah tayangan video yang mengulasnya secara detail.

"Jadi apa saja yang kita tayangkan, apa saja yang kita suting di sini, harus seratus persen sempurna," tutur Paul.

Untuk itu dia bersama Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengunjungi sejumlah perkebunan kopi rakyat di daerah itu.

Paul juga mengunjungi sejumlah pabrik pengolahan kopi untuk merekam proses yang terjadi tentang bagaimana biji-biji kopi Gayo melalui sejumlah tahapan penting hingga menghasilkan tingkatan kualitas kopi nomor satu, sebelum akhirnya siap untuk dipasarkan.

"Kalau di Afrika mereka bilang triple A, itu artinya spesialty, istilah mereka di sana itu," kata Paul.

"Tapi spesialty di sana yang mereka jual itu tidak seperti di sini. Kalau saya ambil segenggam saja, saya sortir, sudah dapat trase sekitar 15 persen lah. Bukan spesialty. Jadi mereka bisa bohong karena orang di sana tidak mengerti," ujar dia.

Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengapresiasi langkah awal Paul untuk memperkenalkan kopi gayo di Afrika Selatan.

Shabela berharap dengan langkah tersebut masyarakat di negara itu semakin memiliki pengetahuan yang baik tentang kopi, khususnya kopi gayo.

"Kita berharap kedepannya pasar Afrika Selatan akan terbuka untuk kopi gayo," tutur Shabela.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 9 bulan lalu

    Memanjakan Orang Sumbar dengan Kopi Gayo

    PADANG (EKSPOSnews): Kopi gayo khas Aceh menjadi minuman yang banyak diminati oleh pengunjung pada pameran Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) Nasional yang ke-47 di tama

  • tahun lalu

    Kopi Gayo Diekspor Langsung dari Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kopi gayo dari wilayah dataran tinggi di Aceh baru diekspor melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) di Aceh Besar."Kalau

  • 2 tahun lalu

    Mengirim Delegasi International Cafe Show di Ho Chi Minh City

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengirim delegasi dari daerah setempat untuk mengikuti International Cafe Show di Ho Chi Minh City, Vietnam."Delegasi ini terdiri dari jajaran

  • 2 tahun lalu

    Kopi Gayo Aceh Jadi Primadona di Global Specialty Coffee Expo 2018

    SEATTLE (EKSPOSnews): Forum kopi terbesar di dunia kembali menyapa pelaku industri kopi dunia yang berlangsung mulai 19-22 April di Seattle, Amerika Serikat. Acara yang bertajuk Global Specialty Coffe

  • 3 tahun lalu

    Kopi Gayo Agar Diekspor Lewat Pelabuhan Aceh

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Daerah penghasil kopi di dataran tinggi Gayo, Provinsi Aceh, menginginkan supaya kegiatan ekspor kopi dilakukan melalui pelabuhan umum yang ada di Provinsi Aceh.Kepala Bidang

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99