Jumat, 24 Nov 2017

Konservasi Penyu di Pariaman Butuh Perhatian

Oleh: Marsot
Sabtu, 10 Jun 2017 16:18
BAGIKAN:
istimewa
Konservasi Penyu.
PARIAMAN (EKSPOSnews): Sejumlah warga masyarakat di Kota Pariaman, Sumatera Barat meminta pemerintah provinsi agar lebih memperhatikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu yang berada di daerah itu.

"Pemerintah provinsi harus lebih komitmen dan serius dalam memperhatikan konservasi penyu karena keadaannya saat ini cukup memprihatinkan," kata Masrutin, salah seorang masyarakat Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara, di Pariaman, Sabtu 10 Juni 2017.

Ia mengatakan sejak UPT Konservasi penyu diambil alih oleh pemerintah provinsi, keberadaan konservasi tersebut tidak terurus seperti sebelumnya.

"Sebelum diambil alih oleh pemerintah provinsi, konservasi penyu ramai dikunjungi oleh wisatawan, namun melihat kondisi saat ini berbanding terbalik," kata Kepala Desa Ampalu tersebut.

Miftahul Jannah (21) salah seorang wisatawan asal Kota Padang mengatakan kecewa terhadap kondisi konservasi penyu saat ini.

"Saya kecewa dengan keadaan konservasi penyu saat ini, tidak seperti kondisi yang disampaikan teman-teman yang pernah mengunjungi tempat ini," kata dia.

Ia meminta dan berharap pemerintah dan instansi terkait segera membenahi dan menata ulang konservasi penyu sehingga bisa ramai dikunjungi wisatawan seperti sebelumnya.

Sementara itu pegiat konservasi perairan setempat, Citra Aditur Bahri, mengatakan persoalan UPT Konservasi penyu tersebut harus segera disikapi oleh pemerintah provinsi dengan pemerintah Kota Pariaman.

"Harus ada koordinasi secara berkelanjutan oleh instansi terkait, agar pengalihan kewenangan tidak menimbulkan masalah seperti keluhan masyarakat dan wisatawan," ujar dia.

Ia menilai pengelolaan konservasi penyu oleh swadaya masyarakat merupakan salah satu solusi untuk mengatasi persoalan tersebut.

Contohnya, kata dia, pengelolaan penyu di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Padang dilimpahkan kepada masyarakat setempat, hal itu dinilai cukup efektif dan efisien.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99