Selasa, 16 Okt 2018

Kekeringan di Aceh Barat

Oleh: alex
Sabtu, 03 Feb 2018 20:52
BAGIKAN:
istimewa.
Bercocok tanam.
MEULABOH (EKSPOSnews): Tanaman padi berumur 30 hari di Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Provinsi Aceh mengalami kekeringan karena sudah lebih dua pekan tidak diguyur hujan.

"Sudah lebih dua minggu hujan tidak turun, jadi sumber air tidak ada. Baru satu bulan ditanam, biasanya kalau kondisi seperti ini tanaman padi tidak akan tumbuh sampai umur panen," kata Burhanuddin, seorang petani di Meulaboh, Sabtu 3 Februari 2018.

Sebagian area tanaman padi pada lahan pertanian desa setempat kering, tanahnya mengeras, sebagian tanaman padi menguning dan mati akibat tidak ada air, petani daerah itu tidak menemukan sumber air yang dekat dengan sawah.

Petani setempat tengah berupaya mencari sumber air terdekat dengan menggunakan mesin, akan tetapi terkendala jarak lokasi sumber air dengan sawah yang jauh, sehingga petani hanya berharap akan ada hujan lebat mengguyur walaupun satu hari.

Kawasan lain yang mengalami kondisi serupa seperti Pasie Tengoh, Pasie Jambu, Kaway XVI, kemudian Desa Suak Timah, Samatiga, meskipun kondisi tanaman padi belum begitu kritis, namun petani sudah mulai resah karena tidak tersedia sumber air.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat, Ir Safrizal menyampaikan, pihaknya akan turun melakukan pengecekan dan mendata lahan pertanian dalam kondisi kesulitan sumber air untuk dilakukan upaya penanganan.

"Peralatan pompanisasi kita sudah siapkan, kami bersama TNI akan turun mencarikan solusi bagaimana mengatasinya. Kekeringan belum begitu parah, tapi kalau memang dalam satu minggu ini tidak hujan, mungkin bisa terancam juga," jelasnya.

Safrizal mengakui, persoalan air hingga kini masih menjadi kendala dalam pembangunan sektor pertanian tanaman padi, meskipun tersedia alat mesin pertanian (alsintan), tetap saja terkendala oleh terbatas sumber air di area terdekat sawah.

Pada Senin (5/2) Dinas Pertanian Aceh Barat bersama pihak terkait akan melakukan pendataan kawasan sawah yang sudah sangat kering maupun area sawah yang memang terdampak dari faktor cuaca yang tidak menentu saat ini.

Sebab kata Safrizal, dalam beberapa hari terakhir ada hujan lokal pada waktu tertentu, akan tetapi durasinya tidak panjang sehingga air hujan tidak banyak tertampung di area lahan sawah yang tanaman padinya membutuhkan air.

"Tadi malam (Jum'at) ada hujan, tapi memang ketersediaan air belum cukup untuk area sawah. Karena itu kita akan data kawasan mana saja yang sangat membutuhkan air, jangan sampai petani merugi karena kondisi cuaca saat ini," katanya menambahkan.

Harapan lain adalah, tuntasnya pengerjaan proyek jaringan teknis Irigasi Lhok Guci, di Kecamatan Pante Cereumen, irigasi itu diharapkan bisa mengaliri air ke semua area sawah petani yang sebagiannya merupakan tadah hujan di Kabupaten Aceh Barat.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Aceh Barat Remajakan Sawit Rakyat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mulai melaksanakan peremajaan kelapa sawit (replanting) seluas 1.110 hektare untuk mempercepat peningkatan ekonomi rakyat dari sek

  • 2 bulan lalu

    Banjir di Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Banjir terjadi di beberapa titik wilayah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh akibat guyuran hujan yang terus terjadi beberapa hari terakhir.Kapolres Aceh Barat AKBP Bobby Aria P

  • 3 bulan lalu

    Bangka Belitung Kekeringan

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membagikan mesin pompa air kepada kelompok tani, guna mengatasi kekeringan selama musim kemarau di daerah itu."Kita berha

  • 3 bulan lalu

    Bengkulu Selatan Terancam Kekeringan

    BENGKULU (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, mendata sebanyak delapan dari sebelas kecamatan di daerah itu terancam kekeringan karena musim

  • 3 bulan lalu

    Kekeringan Lahan Gambut di Dumai

    DUMAI (EKSPOSnews): Kepala Badan Restorasi Gambut RI, Nazier Foead menilai kekeringan gambut di Kota Dumai, Riau makin mengkhawatirkan dalam musim kemarau ini, terlebih jelang Asean Games 2018."Harus

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99