Minggu, 27 Mei 2018

Kekeringan di Aceh Barat

Oleh: alex
Sabtu, 03 Feb 2018 20:52
BAGIKAN:
istimewa.
Bercocok tanam.
MEULABOH (EKSPOSnews): Tanaman padi berumur 30 hari di Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Provinsi Aceh mengalami kekeringan karena sudah lebih dua pekan tidak diguyur hujan.

"Sudah lebih dua minggu hujan tidak turun, jadi sumber air tidak ada. Baru satu bulan ditanam, biasanya kalau kondisi seperti ini tanaman padi tidak akan tumbuh sampai umur panen," kata Burhanuddin, seorang petani di Meulaboh, Sabtu 3 Februari 2018.

Sebagian area tanaman padi pada lahan pertanian desa setempat kering, tanahnya mengeras, sebagian tanaman padi menguning dan mati akibat tidak ada air, petani daerah itu tidak menemukan sumber air yang dekat dengan sawah.

Petani setempat tengah berupaya mencari sumber air terdekat dengan menggunakan mesin, akan tetapi terkendala jarak lokasi sumber air dengan sawah yang jauh, sehingga petani hanya berharap akan ada hujan lebat mengguyur walaupun satu hari.

Kawasan lain yang mengalami kondisi serupa seperti Pasie Tengoh, Pasie Jambu, Kaway XVI, kemudian Desa Suak Timah, Samatiga, meskipun kondisi tanaman padi belum begitu kritis, namun petani sudah mulai resah karena tidak tersedia sumber air.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat, Ir Safrizal menyampaikan, pihaknya akan turun melakukan pengecekan dan mendata lahan pertanian dalam kondisi kesulitan sumber air untuk dilakukan upaya penanganan.

"Peralatan pompanisasi kita sudah siapkan, kami bersama TNI akan turun mencarikan solusi bagaimana mengatasinya. Kekeringan belum begitu parah, tapi kalau memang dalam satu minggu ini tidak hujan, mungkin bisa terancam juga," jelasnya.

Safrizal mengakui, persoalan air hingga kini masih menjadi kendala dalam pembangunan sektor pertanian tanaman padi, meskipun tersedia alat mesin pertanian (alsintan), tetap saja terkendala oleh terbatas sumber air di area terdekat sawah.

Pada Senin (5/2) Dinas Pertanian Aceh Barat bersama pihak terkait akan melakukan pendataan kawasan sawah yang sudah sangat kering maupun area sawah yang memang terdampak dari faktor cuaca yang tidak menentu saat ini.

Sebab kata Safrizal, dalam beberapa hari terakhir ada hujan lokal pada waktu tertentu, akan tetapi durasinya tidak panjang sehingga air hujan tidak banyak tertampung di area lahan sawah yang tanaman padinya membutuhkan air.

"Tadi malam (Jum'at) ada hujan, tapi memang ketersediaan air belum cukup untuk area sawah. Karena itu kita akan data kawasan mana saja yang sangat membutuhkan air, jangan sampai petani merugi karena kondisi cuaca saat ini," katanya menambahkan.

Harapan lain adalah, tuntasnya pengerjaan proyek jaringan teknis Irigasi Lhok Guci, di Kecamatan Pante Cereumen, irigasi itu diharapkan bisa mengaliri air ke semua area sawah petani yang sebagiannya merupakan tadah hujan di Kabupaten Aceh Barat.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Bisnis Prostitusi di Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Resort Aceh Barat, Polda Aceh berhasil mengungkap bisnis prostitusi yang mempekerjakan anak di bawah umur, setelah berhasil menangkap pasangan suami istri yang

  • 4 bulan lalu

    Ribuan Nelayan Aceh Barat Masih Peserta Asuransi

    MEULABOH (EKSPOSnews): Sebanyak 1.500 nelayan di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, dinyatakan masih sebagai peserta program Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) sehingga tetap mendapatkan dana kla

  • 7 bulan lalu

    Pemerintah Bangun Ratusan Rumah di Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia akan membangun 481 unit rumah untuk pegawai negeri sipil (PNS) di wilayah Kabupaten

  • 7 bulan lalu

    Perkebunan Astra Bakti Sosial di Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Karya Tanah Subur (KTS) di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mengadakan bakti sosial berupa donor darah dalam rangka memeriahkan Hari Ula

  • 7 bulan lalu

    Titik Panas Terpantau di Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Satelit Terra dan Aqua dengan sensor modisnya mendeteksi 15 titik api (hotspot) terkosentrasi dalam empat kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.Menurut prakir

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99