Rabu, 15 Agu 2018

Kayu Ilegal di Jambi

Oleh: alex
Selasa, 24 Apr 2018 05:15
BAGIKAN:
istimewa.
Kayu.
JAMBI (EKSPOSnews): Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jambi berhasil mengamankan truk yang sedang mengangkut kayu sebanyak 20 meter kubik karena tidak dilengkapi dokumen resmi atau ilegal.

"Penangkapan dilakukan saat mobil truk tersebut sedang melintas di jalan lintas provinsi tepatnya di Kabupaten Muaro Bungo, pada Minggu (22/4)," kata Kasi Pengamanan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Iman Purwanto, di Jambi, Senin 23 April 2018.

Penangkapan kayu ilegal berbagai jenis tersebut dilakukan setelah mendapatkan informasi ada kendaraan yang mengangkut kayu tanpa dokumen seperti tidak memiliki izin muat dan izin jalan.

Dari 20 M3 kayu tersebut, ada jenis kayu langka meranti dan jenis kayu lainnya juga yang diambil dari kawasan hutan di Kabupaten Merangin dan Bungo dan akan dibawa menuju Karawang, Jawa Barat untuk dijual disana.

Iman Purwanto menambahkan kayu-kayu tersebut akan dibawa tersangka L ke Kabupaten Karawang tanpa izin dan dokumen lengkap karena janis kayu yang dibawa memiliki ketebalan kayu rata-rata mencapai enam centimeter.

"Kayu yang memiliki ketebalan bervariasi itu akan dibawa ke luar provinsi Jambi dengan menggunakan mobil truk yang dikemudi oleh L sebagai sopirnya yang kini sudah diamankan pihak Dishut," katanya.

Tersangka L ditangkap tanpa perlawanan dan dari pengakuannya, jika dirinya tersebut hanya menjalankan perintah dari dari pemilik dan saat ini pihak Dinas Kehutanan sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku utama.

"Tim sedang memburu pelaku utama dan dari pengakuannya pelaku L, bahwa aksi pembalakan liar itu baru dilakukan dan kayu langsung dibawa keluar untuk dijual," kata Imam kepada wartawan.

Atas perbuatannya, tersangka L akan diancaman dengan hukuman pidana maksimal lima tahun dan denda paling sedikit Rp500 juta sesuai pasal 83 ayat (1) huruf b atau pasal 88 ayat (1) huruf A Jo pasal 12 huruf e dan atau 16 Undangan Undang RI Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan hutan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    Kejari Jambi Tahan Pelaku Korupsi Insentif Guru Honorer

    JAMBI (EKSPOSnews): Kejaksaan negeri (Kejari) Jambi menahan Hairiya tersangka kasus dugaan korupsi insentif guru honorer pendidikan anak usai dini (Paud) yang merugikan negara Rp1,68 miliar selama dua

  • satu minggu lalu

    Kejati Jambi Tangkap DPO Mantan Kepala Bank BRI Cabang Sungaipenuh

    JAMBI (EKSPOSnews): Edi Warman, mantan Kepala Bank BRI cabang Sungaipenuh, Jambi jadi daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi yang ditangkap di Kelurahan Koto Pulai, Kota Padang,

  • satu minggu lalu

    Polair Polda Jambi Tangkap Penyelundup Anak Lobster

    JAMBI (EKSPOSnews): Anggota Polair Polda Jambi dan BKIPM menggagalkan dan menangkap pelaku penyelundupan 92.845 benih atau anak lobster yang dikonversi senilai Rp14 miliar dari salah satu kapal '

  • 2 minggu lalu

    PTPN Bedah Rumah di Jambi

    JAMBI (EKSPOSnews): PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VI Jambi meluncurkan program bedah rumah warga di Kota Jambi dan Kabupaten Tanjungjabung Barat yang tidak layak huni dalam rangkaian program BUMN Had

  • 2 minggu lalu

    Hubungan Sedarah di Jambi Jadi Perhatian Internasional

    JAMBI (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri (Kejari) Batanghari melalui konferensi pers nya kembali menjelaskan duduk perkara terkait kasus 'inses' atau hubungan seksual sedarah yang terjadi di dae

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99