Minggu, 21 Jan 2018

Kapal Ikan Eks Asing Dioptimalkan Saja

Oleh: Jallus
Kamis, 11 Jan 2018 04:52
BAGIKAN:
istimewa.
Kapal ikan.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan kapal-kapal eks asing seharusnya bisa dioptimalkan untuk membantu nelayan daripada ditenggelamkan.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto kepada wartawan di Jakarta, mengaku kebijakan penenggelaman kapal yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tidak sepenuhnya salah karena memberi efek jera terhadap penangkapan ikan ilegal. Namun, tidak perlu diperpanjang.

"Menggelamkan kapal butuh biaya juga, tidak kecil. Kenapa tidak dioptimalkan saja?" katanya, Rabu 10 Januari 2018.

Yugi menuturkan kebijakan tersebut memang dilematis karena penolakan terhadap kebijakan penenggelaman kapal seringkali dianggap tidak nasionalis.

"Ada laporan dari Ambon, katanya nelayan tidak perlu melaut karena ikan sudah ada, tapi di sisi lain, industri kekurangan pasokan karena kapalnya kurang. Jadi kenapa kapal tidak dioptimalkan," ujarnya.

Yugi menyarankan kapal-kapal eks asing yang tidak ditenggelamkan diserahkan kepada nelayan melalui koperasi nelayan agar kapal yang disita bisa tetap dimanfaatkan.

Sebagai pengusaha, ia menilai biaya membangun kapal akan sia-sia jika kapal-kapal tersebut hanya berakhir jadi abu di lautan.

"Kapal itu kewenangannya serahkan saja Menteri Kelautan dan Perikanan, jadi terserah Menteri KP mau dipakai untuk riset, dihancurkan, dijual atau gimana," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tidak ada lagi penenggelaman kapal pada 2018 karena pemerintah ingin fokus pada upaya peningkatan produksi perikanan.

"Perikanan sudah diberitahu tidak ada penenggelaman kapal lagi. Ini perintah, cukuplah itu, sekarang kita fokus bagaimana meningkatkan produksi supaya ekspor kita meningkat," katanya.

Luhut mengatakan penenggelaman kapal sudah cukup dilakukan sehingga saat ini pemerintah seharusnya fokus meningkatkan produksi agar ekspor juga bisa meningkat.

Ia meminta agar penangkaran dan budidaya perikanan bisa ditingkatkan demi mendorong volume ekspor.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 15 jam lalu

    Kapal Ikan dari Sibolga Hilang di Perairan Aceh

    MEDAN (EKSPOSnews): Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Sumatera Utara berharap tim Basarnas mencari kapal penangkap ikan dari Kota Sibolga yang hilang di perairan Provinsi Aceh, 3 Januari 2018

  • 3 bulan lalu

    Ratusan Kapal Ikan Asing Sudah Ditenggelamkan, Pencurian Ikan Bagaimana?

    CIREBON (EKSPOSnews): Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Perikanan Sjarief Widjaja mengatakan sampai saat ini sudah 327 kapal asing yang ditenggelamkan karena melakukan pencurian

  • 8 bulan lalu

    Mengamankan Kapal Ikan Malaysia yang Mencuri Ikan di Perairan Aceh

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): TNI Angkatan Laut Lanal Lhokseumawe menangkap sebuah kapal ikan asing asal Malaysia yang melakukan illegal fishing (pencurian ikan) di Perairan Selat Malaka wilayah perairan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99