Minggu, 21 Jan 2018

Hutan di Kalimantan Tengah Dikuasai Pengusaha

Oleh: marsot.
Jumat, 13 Okt 2017 04:06
BAGIKAN:
google earth.
Hutan alam.
PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): Sekurangnya 5,1 juta hektare kawasan hutan dari 15,3 juta hektare total luas wilayah Provinsi Kalimantan Tengah masih dikuasai kalangan pengusaha pemilik perusahaan besar swasta (PBS) sektor kehutanan.

Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah Sri Suwanto di Palangka Raya, mengatakan 5,1 juta hektare kasawan hutan diperuntukkan bagi 91 PBS kehutanan.

Dari jumlah tersebut 4,1 juta hektare dikuasai 59 PBS yang memegang Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Dalam Hutan Alam (IUPHHKD-HA), ujar Sri pada diskusi yang digelar Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalteng di Palangka Raya, Kamis 12 Oktober 2017.

"Sekitar 756 ribu hektare dikuasasi 28 PBS pemegang izin Hutan Tanaman Industri, seluas 200 ribu hektare dikuasi tiga PBS pemegang izin restorasi, dan satu PBS karbon seluas 25 ribu hektare," tambahnya.

Selain 91 PBS sektor Kehutanan dengan luas lahan mencapai 5,1 juta hektare tersebut, dirinya juga membenarkan bahwa masih ada sejumlah perizinan yang telah diusulkan dan sedang diproses di Pemerintah Pusat.

Dia mengatakan Walau jumlah 91 PBS di sektor kehutanan telah memiliki izin di Kalteng, namun tidak seluruhnya dapat dikategorikan aktif. Sebab, ada sejumlah pemegang izin tersebut tidak beraktivitas dan hanya izinnya saja masih berlaku.

"Sepemahaman saya kan defenisi aktif itu ada karyawan dan aktivitas di areal izin. Tapi ternyata ada juga ditemukan PBS tidak beraktivitas tapi izinnya masih berlaku," kata Sry.

Selain menyampaikan luas lahan yang telah dikuasai PBS sektor kehutanan, Kepala Dishut Kalteng ini juga membeberkan progress Perhutanan Sosial di provinsi ini. Di mana Hutan Tanaman Rakyat atau IUPHHK-HTR defenitif sebanyak 24 unit dengan luas lahan sekitar 7.741 hektare, Hutan Desa atau HPHD defenitif sebanyak 18 unit dengan luas lahan sekitar 45.020 hektar.

"Kalau hutan adat dan kemitraan kehutanan di Kalteng ini belum ada yang terrealisasi. Untuk Perhutanan Sosial memang sepenuhnya tanggungjawab Kabupaten/kota, sedangkan Pemprov hanya mengadministrasi saja," kata Sri.

Diskusi yang diselenggarakan Walhi Kalteng dan turut dihadiri Dinas Kehutanan Kalteng, CSO dan Pokja Perhutanan Sosial serta insan pers tersebut membahas peluang Perhutanan Sosial di Kalteng.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Pengusaha Dukung Pengembangan Pelabuhan Langsa

    LANGSA (EKSPOSnews): Pengusaha sangat mendukung keinginan Pemerintah Kota Langsa yang akan mengembangkan Pelabuhan Kuala Langsa ekspor impor, sehingga perekonomian di daerah itu dan umumnya Provinsi A

  • 4 bulan lalu

    3 Pengusaha Terlibat Penggelapan Pajak Diadili

    MEDAN (EKSPOSnews): Tiga pengusaha yang terlibat kasus penggelapan pajak sebesar Rp7.985.500.000 di sejumlah wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Kota Medan diadili di Pengadilan Tindak Pidana K

  • 6 bulan lalu

    Mandiri Jadi Pengusaha Mebel

    Titin Rumiati, seorang penerima manfaat Program Keluarga Harapan yang telah mandiri kini menjadi pengusaha mebel di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat."Terima Kasih kepada pemerintah dan PKH saya sudah ma

  • 6 bulan lalu

    Pengusaha Eropa Jajaki Investasi di Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Sejumlah pengusaha dari Eropa menjajaki peluang berinvestasi di Sumatera Barat, di antaranya dalam bidang perdagangan, perkebunan, perikanan, pariwisata, dan energi terbarukan."Su

  • 7 bulan lalu

    Istri Pengusaha Medan Jadi Tersangka Pemalsuan

    MEDAN (EKSPOSnews): Polda Sumatera Utara diketahui menetapkan seorang berinisial RTJ, istri seorang pengusaha di Medan, sebagai tersangka dugaan pemalsuan dokumen penetapan sebagai wali pengampu untuk

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99