Kamis, 17 Okt 2019

Hibah IPAL dari Australia untuk Kota Palembang

Oleh: alex
Kamis, 11 Apr 2019 14:13
BAGIKAN:
istimewa.
Sungai Musi, Palembang.
PALEMBANG (EKSPOSnews): Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) hibah dari pemerintah Australia rencananya menyasar 22.000 sambungan di Kota Palembang bagian Timur, sehingga tidak ada lagi pembuangan limbah langsung ke anak Sungai Musi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Palembang, Bastari di Palembang, mengatakan 22.000 sambungan akan terpusat ke instalasi pusat Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni yang saat ini sudah mulai pemasangan pipa induk.

"Panjang pipa induk 8 kilometer dari Sei Selayur ke kawasan Merdeka, memang sasaran IPAL hibah ini baru sebagian wilayah kota," ujarnya, Kamis 11 April 2019.

Menurutnya sembari pemasangan pipa induk, Pemkot Palembang menyeleksi 67 perusahaan dari 6 negara yang akan mendesain instalasi induk pengolahan limbah di Sei Selayur.

6 negara tersebut Indonesia, Jepang, Amerika Serikat, India, Australia, dan Malaysia, masing-masing akan mempresentasikan perencanaannya pada Mei 2019.

Jumlahnya masih akan bertambah karena Pemkot Palembang menutup proses pendaftaran melalui Internasional Competitif Building (ICB) pada 2 Mei 2019, sehingga ditargetkan awal Juli 2019 masuk proses tender.

"Mudah-mudahan 26 Mei 2019 sudah ada daftar kontraktor yang akan mengerjakan, selanjutnya kami bisa meminta persetujuan dari pihak Australia mengenai desain yang ditawarkan," tambahnya.

IPAL tersambung ke rumah warga dan industri di 6 kecamatan yakni Bukit Kecil, Ilir Barat I, Ilir Timur I, Ilir Timur II, Ilir Timur III, dan Kalidoni.

Ditargetkan awal 2021 instalasi induk limbah Sei Selayur seluas 5,7 hektar beserta sambunganya selesai dibangun dan menjadi jaringan IPAL terbesar di Indonesia.

Air limbah rencananya diolah menggunakan teknologi dari Australia menjadi air baku, selanjutnya air baku di kelola PDAM Tirta Musi lalu dialirkan ke rumah-rumah warga.

Sementara Director Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT) Steven Chaytor mengatakan proyek IPAL Kota Palembang terlaksana sesuai progres yang diinginkan.

"Kami terus mengevaluasi pelaksanaan proyek IPAL ini, tidak lupa kami ingatkan perlunya persiapan sumber daya manusia yang kompeten dalam pengoperasiannya nanti, hasil evaluasi akan dilaporkan ke kedutaan Australia sebelum peninjauan langsung dalam waktu dekat," ujarnya.

Hibah IPAL Pemerintah Australia ke Pemkot Palembang senilai Rp425 Miliar diharapkan mengurangi pencemaran limbah ke Sungai Musi sekaligus menjadi tambahan produksi air bersih bagi masyarakat Palembang. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    40 Rumah di Kawasan Tua Palembang Terbakar

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Diperkirakan sebanyak 40 rumah di kawasan tua Jalan Pangeran Ing Kenayan, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Gandus, Palembang ludes terbakar dan menimbulkan korban luka.Wakil Ko

  • 4 minggu lalu

    Kualitas Udara di Palembang Bahaya

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Aktivis Walhi Sumatera Selatan menyatakan kualitas udara di Kota Palembang semakin buruk dan kini mencapai level bahaya karena kiriman asap dari kebakaran hutan dan lahan sejum

  • 3 bulan lalu

    Mendukung Pembangunan Jargas di Palembang

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan mendukung program Kementerian Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) membangun 6.034 jaringan gas untuk rumah tangga di kota setempat."Pem

  • 4 bulan lalu

    Jonatan Christie Juara Australia Terbuka

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie menjuarai turnamen bulu tangkis Australia Open pada Minggu usai mengalahkan rekan satu negaranya Anthony Sinisuka Ginting di final All In

  • 6 bulan lalu

    Kota Tertua di Indonesia Terancam Kehilangan Identitas

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Kota tertua di Indonesia yakni Palembang terancam kehilangan nilai sejarahnya akibat modifikasi dan penghancuran situs-situs peninggalan bersejarah secara masif.Ketua Masyaraka

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99