Jumat, 25 Mei 2018

Harimau Pemangsa Manusia Berhasil Diamankan

Oleh: marsot
Sabtu, 21 Apr 2018 04:47
BAGIKAN:
istimewa.
Harimau.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Tim gabungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, TNI dan Polres Indragiri Hilir berhasil menembak bius harimau sumatera bernama Bonita, yang twlah menyebabkan dua warga meninggal dunia.

Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Roni Putra  membenarkan perihal keberhasilan penangkapan harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) berusia empat tahun tersebut.

"Betul (Bonita berhasil ditangkap)," katanya singkat melalui sambungan telfon, Jumat 20 April 2018.

Christian mengatakan bahwa Bonita yang selama empat bulan terakhir dicari tim gabungan pencari dan penyelamat Harimau sumatera bentukan Pemkab Indragiri Hilir tersebut berhasil ditembak bius Jumat pukul 06.50 WIB pagi tadi.

"Jam 06.50 WIB tadi," ujarnya.

Dia mengatakan saat ini Bonita masih berada di Kecamatan Pelangiran, tepatnya areal perkebunan PT Tabung Haji Indo Plantation, sebuah perusahaan kelapa sawit Malaysia. Lokasi itu yang selama ini menjadi areal jelajah satwa dilindungi tersebut dan menerkam dua warga, termasuk salah satu diantaranya karyawan perusahaan itu hingga tewas Januari 2018.

"Masih di Pelangiran," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa Bonita ditembak bius dan ditangkap dalam keadaan hidup. "Iya (dalam kondisi hidup). Ditembak bius," tuturnya.

Christian belum dapat memberikan informasi lebih lanjut karena dia mengatakan penangkapan Bonita dilakukan oleh jajaran Polsek Pelangiran dan tim gabungan BBKSDA Riau dan TNI.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono untuk memastikan kronologis penangkapan Bonita tersebut. Namun, baik telepon maupun pesan singkat belum dijawab oleh Suharyono maupun anggotanya.

Hanya saja, dalam wawancara beberapa waktu lalu, Suharyono mengatakan apabila Bonita tertangkap akan segera direlokasi ke Pusat Rehabilitasi Harimau Dharmasaraya, Provinsi Sumatera Barat.

Bonita, harimau sumatera liar berkelamin betina telah selama empat bulan terakhir berkeliaran di areal pemukiman warga dan perkebunan sawit PT THIP.

Jumiati, menjadi korban pertama yang meninggal pada awal Januari 2018. Perempuan berusia 33 tahun tersebut diserang Bonita saat bekerja di KCB 76 Blok 10 Afdeling IV Eboni State, Desa Tanjung Simpang, Pelangiran, Indragiri Hilir.

Terakhir, Yusri Efendi (34) meregang nyawa di desa yang sama, namun berjarak sekitar 15 kilometer dari lokasi tewasnya Jumiati.

Sebenarnya, pasca insiden pertama, tim BBKSDA Riau telah diturunkan untuk menangkap dan menyelamatkan harimau tersebut. Tim tersebut terdiri dari BBKSDA Riau, TNI, Polisi serta sejumlah pegiat satwa dilindungi.

Puluhan perangkap juga telah dipasang. Perangkap-perangkap berbentuk kotak berisi kambing jantan dan babi hutan menyebar di sekitar lokasi itu.

Begitu juga kamera pengintai, yang dipasang di setiap sudut dimana perangkap itu berada. Namun, upaya itu belum membuahkan hasil sebelum berhasil ditembak bius malam ini. Terakhir, ahli bahasa satwa asal Kanada bernama Shakti dihadirkan untuk membantu proses penangkapan satwa tersebut. Shakti, wanita muda berusia 22 tahun itu telah bergabung bersama tim sejak tiga pekan terakhir.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Tim Gabungan Cari Harimau Pemangsa Manusia di Riau

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Tim gabungan yang dipimpin Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau terus berupaya melacak Harimau Sumatera (Phantera tigris sumatrae) yang menyerang warga hingga tewas, me

  • 8 bulan lalu

    Ledakan di Bandarlampung, 4 Orang Diamankan

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews):Kepolisian Daerah Lampung mengamankan empat orang terkait ledakan di Jalan Bung Tomo, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung."Untuk sementara kami amankan empat o

  • tahun lalu

    2 Pembunuh Sadis Satu Keluarga di Medan Sudah Diamankan Polisi

    MEDAN (EKSPOSnews): Polda Sumatera Utara baru menangkap dua pelaku perampokan disertai pembunuhan keluarga Rianto di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari

  • tahun lalu

    Ganja Asal Aceh Diamankan Polisi di Bandarlampung

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Petugas Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung mengamankan 11 kilogram daun ganja kering asal Provinsi Aceh, dari tangah tersangka Faisal (21) warga Desa All

  • tahun lalu

    Sejumlah Pentolan Demo Diamankan Polisi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Polisi tampaknya tidak main-main menyikapi aksi deli 2 Desember 2016. Sedikitnya delapan orang sudah dijemput untuk dimintai keterangan di Markas Brimob Jakarta. Sejumlah

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99