Rabu, 16 Jan 2019

Harga Udang Vaname Turun

Oleh: alex
Sabtu, 01 Des 2018 05:52
BAGIKAN:
istimewa.
Udang vaname.
MEULABOH (EKSPOSnews): Harga udang vaname kualitas ekspor asal Kabupaten Aceh Barat mengalami penurunan dari Rp102.000 per kilogram menjadi Rp89.000 per kilogram akibat melimpahnya pasokan udang dari India untuk pasar Eropa.

Pengusaha tambak yang juga eksportir udang vaname Aceh Amiruddin, di Meulaboh, mengatakan, usaha budidayanya terpaksa harus melakukan efesiensi anggaran agar operasional industri perikanan tersebut tetap berjalan.

"Dari dulu India merupakan negara terbesar memproduksi udang untuk pasar negara - negara Eropa, sehingga ketika negara mereka panen besar, maka harga udang dari kita pasti akan turun, dan itu sudah sering terjadi," katanya, Jumat 30 November 2018.

Harga udang vaname dari pengusaha eksportir Aceh Barat, sempat mengalami kenaikan pada 12 Oktober 2018, kemudian turun perlahan hingga 25 November 2018 untuk semua jenis ukuran udang yang terdapat dalam satu kilogram (size).

Ia menjelaskan, turunnya harga komoditas ekspor ini secara berangsur, seperti udang vaname dengan size 20 seharga Rp102.000 per kilogram turun menjadi Rp89.000 per kilogrm, sementara udang vaname size 100 dari Rp56.000 perkilogram turun menjadi Rp44.000 per kilogram.

Udang vaname dengan size 30 dari harga Rp89.000 per kilogram turun menjadi Rp76.000 per kilogram, size 50 dari harga Rp70.000 per kilogram turun ke harga Rp56.000 per kilogram, size 200 dari harga Rp55.000 per kilogram turun ke harga Rp24.000 per kilogram, demikian juga untuk size lainnya.

"Kita hanya bertahan, kalau produksi tetap kita lakukan karena ini adalah tantangan bagi kami pengusaha sekaligus petambak yang baru berkembang. Dalam minggu depan ini saya juga akan panen dan tetap di ekspor seperti biasa," sebutnya.

Meski pun demikian, Amiruddin, pesimis pada bulan Januari atau hingga Maret 2019 mendatang, harga udang vaname akan kembali naik seiring prediksi akan tingginya kebutuhan untuk pasar seperti Negara China.

Namun yang menjadi persoalan saat ini adalah harga pakan tidak turun, sementara saat terjadi kenaikan harga udang vaname sebelumnya, harga pakan ikut naik akan tetapi tidak begitu dipersoalkan karena ada keberimbangan.

Akan tetapi, sejak 25 November 2018 ini, harga udang jatuh, sementara harga pakan tetap bertahan, sehingga untuk bertahan pengusaha terpaksa harus melakukan efesiensi operasional usaha tersebut.

"Operasional berjalan, tetapi untuk bertahan harus kita lakukan efesiensi, termasuk penggunaan listrik, bisanya siang menyalakan empat kincir, mungkin agar jangan mengganggu budidaya kita gunakan dua kincir, malam harus empat," tuturnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 10 jam lalu

    Mau Avanza Baru? Harga Tak Naik Kok!

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Toyota-Astra Motor (TAM) memutuskan tidak menaikkan harga jual Avanza dan Veloz yang baru diluncurkan hari ini."Kita melihat dari kondisi pasar dan juga kompetisi dan market y

  • 3 minggu lalu

    Pelindo 1 Raih Penghargaan, Kembangkan Desa Wisata Tomok

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 meraih penghargaan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara atas perhatian dan dukungannya dalam pengembangan

  • satu bulan lalu

    Pelindo 1 Dapat Penghargaan karena Digitalisasi Pelabuhan

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menerima dua penghargaan TOP IT & TELCO  2018 dengan kategori: TOP IT on Back End & Front End 2018 serta TOP Leader on IT Lea

  • 2 bulan lalu

    Harga Buah Sawit Ambruk

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Harga kelapa sawit di tingkat petani di Provinsi Riau terus mengalami tren penurunan hingga anjlok ke angka Rp500 per kilogram."Mati, harga sawit mati. Cuma Rp500 per kilogram,

  • 2 bulan lalu

    Barata Indonesia Raih Penghargaan

    SURABAYA (EKSPOSnews): PT Barata Indonesia (Persero) atau perusahan BUMN yang bergerak di bidang Industri permesinan dan komponen, meraih penghargaan sebagai perusahaan yang memiliki konten lokal terb

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99