Sabtu, 16 Des 2017

Gula Petani Tak Laku

Oleh: yusuf
Sabtu, 12 Agu 2017 13:11
BAGIKAN:
istimewa
Gula.
CIREBON (EKSPOSnews): Petani tebu di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengaku kesulitan mencari modal untuk masa tanam kali ini, dikarenakan gula mereka tidak laku dijual.

"Kami saat ini tidak mempunyai modal untuk menanam kembali, karena gula kami tak laku di pasaran," kata seorang petani tebu yang juga Wakil Ketua DPD Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Jawa Barat, Agus Safari di Cirebon, Sabtu 12 Agustus 2017.

Agus mengatakan para petani sekarang dalam masa sulit, setelah pada tahun 2016 petani merugi akibat anomali cuaca yang ekstrem di tahun 2017 ini malah gula tidak laku.

Jadi lanjut Agus, modal yang dibutuhkan petani pun tidak kunjung tercukupi, karena hasil panen mereka di tahun ini gulanya tidak laku dijual.

Menurutnya dalam sekali tanam petani membutuhkan modal yang cukup besar, per hektare lahan butuh modal mencapai Rp25 juta itu untuk tanam pertama dan kalau hanya menunggu tunasnya kembali tumbuh petani membutuhkan Rp17 juta.

"Modal tersebut juga belum termasuk sewa lahan, kalau yang tidak mempunyai lahan," tuturnya.

Sementara itu Ketua DPD APTRI Jabar, Dudi Bahrudin menambahkan para petani kesulitan menjual hasil panen mereka, dikarenakan beredarnya gula rafinasi.

"Kami melakukan sidak sendiri dan hasilnya ditemukan tertumpuk di gudang banyak gula rafinasi," kata Dudi.

Dudi mengatakan para petani pada musim giling tahun 2017 ini kesulitan menjual hasil panen mereka, dikarenakan tidak laku.

Dia menuturkan di Jawa Barat terdapat 10 ribu ton gula yang menumpuk di gudang, ini disebabkan para pedagang tidak mau membeli gula dari petani.

Untuk itu pengurus APTRI mulai dari DPC sampai DPD mencoba mencari tahu alasan kenapa gula rakyat tidak laku di pasaran dengan melakukan sidak ke sejumlah pasar dan gudang.

"Ternyata kami temukan gula rafinasi beredar di pasaran dan ada juga yang numpuk di gudang, ini tentunya menyalahi aturan, karena gula rafinasi diperuntukan hanya untuk industri," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Waduh...Gula Petani Tak Laku

    KUDUS (EKSPOSnews): Dewan Pimpinan Nasional Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mencatat ada sekitar 500.000 ton gula tani belum laku karena pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) gula tani

  • 4 bulan lalu

    Segera Serap Gula Petani

    KUDUS (EKSPOSnews): Anggota Komisi VI DPR RI Abdul Wachid mendesak Pemerintah Pusat untuk segera menyerap gula petani karena petani tebu sudah terlalu lama menunggu penyerapan gula tersebut."Kami berh

  • 4 bulan lalu

    Pemerintah Jangan Tutup Mata Terhadap Penumpukan Gula Petani

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah perlu mengatasi permasalahan penumpukan ribuan ton gula hasil petani nasional yang terjadi di berbagai daerah karena hal tersebut terkait dengan kesejahteraan para pet

  • 4 bulan lalu

    Garam Petani Tak Laku

    CIREBON (MM): Garam petani di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tidak laku dijual setelah pemerintah mengimpor garam dari luar negeri sehingga membuat mereka menjadi semakin merugi."Sudah sekitar semingg

  • 4 bulan lalu

    Ratusan Ribu Ton Gula Petani Menumpuk karena Pengenaan PPN

    KUDUS (EKSPOSnews): Dewan Pimpinan Nasional Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia mencatat ada sekitar 250.000 ton gula petani yang belum laku, menyusul adanya kebijakan pengenaan pajak pertambahan nil

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99