Selasa, 12 Des 2017

Garam Impor Tiba di Belawan

Oleh: Alex
Minggu, 27 Agu 2017 05:09
BAGIKAN:
istimewa
Garam impor.
BELAWAN (EKSPOSnews): Garam impor yang didatangkan Perseroan Terbatas Garam (Persero) dari Australia tiba di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, dan akan didistribusikan ke berbagai daerah di Pulau Sumatera.

Di sela-sela bongkar muat di Pelabuhan Belawan,  Sekretaris PT Garam (Persero) Hartono mengatakan garam yang baru tiba itu sebanyak 22.500 ton dan merupakan tahap ketiga yang akan didistribusikan di seluruh Sumatera.

Tahap pertama dimasukan melalui pelabuhan di Banten pada 10 Agustus 2017 sebanyak 25.000 ton yang diperuntukkn bagi warga Jawa Barat, sebagai wilayah di Jawa Tengah, dan sebagian lagi ke Kalimantan.

Kedatangan garam impor tahap kedua dimasukkan melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada 10 Agustus sebanyak 27.500 ton yang didistribusikan ke Jawa Timur dan sebagian wilayah Jawa Tengah.

"Komoditas yang didatangkan tersebut adalah garam baku untuk garam konsumsi yang disalurkan melalui berbagai industri kecil dan menengah (IKM) di Tanah Air," ujarnya, Sabtu 26 Augustus 2017.

Pelaku usaha IKM tersebut perlu memperhalus garam tersebut sebelum menjualnya ke pasaran, sekaligus melakukan proses "yodisasi" atau pemberian yodium ke garam yang didatangkan dari Australia tersebut.

Menurut Hartono, garam yang diangkut dengan kapal Uni Challege Singapore dengan nomor buritan IMO 9606546 itu didistribusikan bagi IKM yang telah diverifikasi.

Agar tidak salah sasaran, pihaknya meminta data IKM tersebut dari berbagai Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang juga telah diverifikasi terlebih dulu.

Dari data yang diterima, garam impor tersebut paling banyak akan didistribusikan di Kita Medan untuk memenuhi kebutuhn dalam proses pengasinan berbagai bahan industri.

Pihaknya juga terus menunggu hasil panen petani garam yang rencananya akan dilakukan pada September yang akan dibeli untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kita siapa menampung garam dari petani, dananya sudah disiapkan, " katanya.

Dengan menggunakan crane, garam tersebut dibongkar dengan memanfaatkan "grab" (cakram) yang masuk ke dalam palka kapal.

Setelah itu, garam tersebut dimasukkan ke dalam "oper" yang di bagian bawahnya telah menanti truk untuk menampung garam itu.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Dewa Ruci Berlabuh di Belawan

    BELAWAN (EKSPOSnews):  Kapal latih tiang tinggi legendaris KRI Dewa Ruci singgah di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, Medan. Kehadiran KRI Dewa Ruci ini merupakan rangkaian kegia

  • satu minggu lalu

    Ratusan Warga Serbelawan Terdampak Banjir

    SIMALUNGUN (EKSPOSnews): Sedikitnya 444 warga yang menghuni 104 unit rumah di Kelurahan Serbelawan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, terdampak banjir akibat hujan yang melanda kira-kira empat jam

  • 4 minggu lalu

    Kapal Pesiar MV Austral Sandar di Belawan

    BELAWAN (EKSPOSnews): Pelindo 1 kembali menerima kunjungan kapal pesiar di tahun 2017 ini. Kapal pesiar berbendera Prancis, MV L AUSTRAL bersandar di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan

  • satu bulan lalu

    Pelindo 1 Aksi Penanaman Pohon di Belawan

    BELAWAN (EKSPOSnews): PT Pelindo I (Persero) atau Pelindo 1 bersama Yayasan Budaya Hijau Indonesia melaksanakan Aksi Penanaman Pohon pada Sabtu, 29 Oktober 2017 dalam rangka memperingati Hari Sumpah P

  • 2 bulan lalu

    Pelindo 1 Ubah Wajah Pelabuhan Belawan

    BELAWAN (EKSPOSnews): Sejalan dengan transformasi yang dilakukan oleh PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, Pelindo 1 terus berupaya untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan jasa kepelabu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99