Senin, 19 Feb 2018

Garam Impor Tiba di Belawan

Oleh: Alex
Minggu, 27 Agu 2017 05:09
BAGIKAN:
istimewa
Garam impor.
BELAWAN (EKSPOSnews): Garam impor yang didatangkan Perseroan Terbatas Garam (Persero) dari Australia tiba di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, dan akan didistribusikan ke berbagai daerah di Pulau Sumatera.

Di sela-sela bongkar muat di Pelabuhan Belawan,  Sekretaris PT Garam (Persero) Hartono mengatakan garam yang baru tiba itu sebanyak 22.500 ton dan merupakan tahap ketiga yang akan didistribusikan di seluruh Sumatera.

Tahap pertama dimasukan melalui pelabuhan di Banten pada 10 Agustus 2017 sebanyak 25.000 ton yang diperuntukkn bagi warga Jawa Barat, sebagai wilayah di Jawa Tengah, dan sebagian lagi ke Kalimantan.

Kedatangan garam impor tahap kedua dimasukkan melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada 10 Agustus sebanyak 27.500 ton yang didistribusikan ke Jawa Timur dan sebagian wilayah Jawa Tengah.

"Komoditas yang didatangkan tersebut adalah garam baku untuk garam konsumsi yang disalurkan melalui berbagai industri kecil dan menengah (IKM) di Tanah Air," ujarnya, Sabtu 26 Augustus 2017.

Pelaku usaha IKM tersebut perlu memperhalus garam tersebut sebelum menjualnya ke pasaran, sekaligus melakukan proses "yodisasi" atau pemberian yodium ke garam yang didatangkan dari Australia tersebut.

Menurut Hartono, garam yang diangkut dengan kapal Uni Challege Singapore dengan nomor buritan IMO 9606546 itu didistribusikan bagi IKM yang telah diverifikasi.

Agar tidak salah sasaran, pihaknya meminta data IKM tersebut dari berbagai Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang juga telah diverifikasi terlebih dulu.

Dari data yang diterima, garam impor tersebut paling banyak akan didistribusikan di Kita Medan untuk memenuhi kebutuhn dalam proses pengasinan berbagai bahan industri.

Pihaknya juga terus menunggu hasil panen petani garam yang rencananya akan dilakukan pada September yang akan dibeli untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kita siapa menampung garam dari petani, dananya sudah disiapkan, " katanya.

Dengan menggunakan crane, garam tersebut dibongkar dengan memanfaatkan "grab" (cakram) yang masuk ke dalam palka kapal.

Setelah itu, garam tersebut dimasukkan ke dalam "oper" yang di bagian bawahnya telah menanti truk untuk menampung garam itu.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Terminal Peti Kemas Domestik Belawan Raih Sertifikat ISPS Code

    MEDAN (EKSPOSnews): Terminal Petikemas Domestik Belawan (TPKDB) yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, telah mendapat sertifikat International Ship and Port Security (ISPS) C

  • 4 minggu lalu

    Belawan Fokus Barang Domestik

    MEDAN (EKSPOSnews): Pelabuhan Belawan Medan akan difokuskan untuk arus barang barang domestik, sementara internasional akan dikhususkan ke Pelabuhan Kuala Tanjung."Jadi, Kuala Tanjung buat internasion

  • satu bulan lalu

    Pembangunan Terminal Peti Kemas Belawan Digenjot

    BELAWAN (EKSPOSnews): Perseroan Terbatas Pelabuhan Indonesia 1 memproyeksikan pembangunan terminal peti kemas di areal reklamasi Pelabuhan Belawan dapat diselesaikan pada akhir tahun 2018.Target penye

  • satu bulan lalu

    Kereta Api Medan-Belawan Dioperasikan

    MEDAN (EKSPOSnews): Kereta Api Indonesia Divre I Sumatera Utara,  melakukan uji coba pengoperasian kereta api penumpang Medan-Belawan dengan menggratiskan tiket bagi penumpang."Kereta api belum d

  • 2 bulan lalu

    Dewa Ruci Berlabuh di Belawan

    BELAWAN (EKSPOSnews):  Kapal latih tiang tinggi legendaris KRI Dewa Ruci singgah di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, Medan. Kehadiran KRI Dewa Ruci ini merupakan rangkaian kegia

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99