Rabu, 14 Nov 2018

Garam Impor Tiba di Belawan

Oleh: Alex
Minggu, 27 Agu 2017 05:09
BAGIKAN:
istimewa
Garam impor.
BELAWAN (EKSPOSnews): Garam impor yang didatangkan Perseroan Terbatas Garam (Persero) dari Australia tiba di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, dan akan didistribusikan ke berbagai daerah di Pulau Sumatera.

Di sela-sela bongkar muat di Pelabuhan Belawan,  Sekretaris PT Garam (Persero) Hartono mengatakan garam yang baru tiba itu sebanyak 22.500 ton dan merupakan tahap ketiga yang akan didistribusikan di seluruh Sumatera.

Tahap pertama dimasukan melalui pelabuhan di Banten pada 10 Agustus 2017 sebanyak 25.000 ton yang diperuntukkn bagi warga Jawa Barat, sebagai wilayah di Jawa Tengah, dan sebagian lagi ke Kalimantan.

Kedatangan garam impor tahap kedua dimasukkan melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada 10 Agustus sebanyak 27.500 ton yang didistribusikan ke Jawa Timur dan sebagian wilayah Jawa Tengah.

"Komoditas yang didatangkan tersebut adalah garam baku untuk garam konsumsi yang disalurkan melalui berbagai industri kecil dan menengah (IKM) di Tanah Air," ujarnya, Sabtu 26 Augustus 2017.

Pelaku usaha IKM tersebut perlu memperhalus garam tersebut sebelum menjualnya ke pasaran, sekaligus melakukan proses "yodisasi" atau pemberian yodium ke garam yang didatangkan dari Australia tersebut.

Menurut Hartono, garam yang diangkut dengan kapal Uni Challege Singapore dengan nomor buritan IMO 9606546 itu didistribusikan bagi IKM yang telah diverifikasi.

Agar tidak salah sasaran, pihaknya meminta data IKM tersebut dari berbagai Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang juga telah diverifikasi terlebih dulu.

Dari data yang diterima, garam impor tersebut paling banyak akan didistribusikan di Kita Medan untuk memenuhi kebutuhn dalam proses pengasinan berbagai bahan industri.

Pihaknya juga terus menunggu hasil panen petani garam yang rencananya akan dilakukan pada September yang akan dibeli untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kita siapa menampung garam dari petani, dananya sudah disiapkan, " katanya.

Dengan menggunakan crane, garam tersebut dibongkar dengan memanfaatkan "grab" (cakram) yang masuk ke dalam palka kapal.

Setelah itu, garam tersebut dimasukkan ke dalam "oper" yang di bagian bawahnya telah menanti truk untuk menampung garam itu.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Pelindo 1 Tamah Peralatan di Terminal Domestik Belawan

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 datangkan 4 unit alat bongkar muat peti kemas Rubber Tyred Gantry (RTG) di Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB) pada Mingg

  • 3 minggu lalu

    Pengolahan Ikan di Aceh Gunakan Garam Impor

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Sejumlah industri pengolahan ikan rumah tangga di Aceh mengaku terpaksa menggunakan garam impor agar bisa memproduksi ikan asin akibat ketersedian bahan baku garam lokal cukup

  • 2 bulan lalu

    Kapal Pesiar MV Silver Discoverer Kembali Sandar di Belawan

    BELAWAN (EKSPOSnews): Kapal Pesiar MV Silver Discoverer kembali sandar di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan pada hari Kamis 20 September 2018, pukul 18.00 WIB. Sebelumnya kapal pesiar

  • 3 bulan lalu

    Kunjungan Kapal ke Belawan Meningkat

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 sebagai BUMN yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan turut mendukung perkembangan ekonomi Indonesia. Hal ini tercermin dari kin

  • 5 bulan lalu

    Sertifikat ISPS Code Buat Terminal Peti Kemas Domestik Belawan

    MEDAN (EKSPOSnews): Terminal Petikemas Domestik Belawan (TPKDB) yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, telah mendapat sertifikat International Ship and Port Security (ISPS) C

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99