Selasa, 23 Jul 2019

Garam Impor Tiba di Belawan

Oleh: Alex
Minggu, 27 Agu 2017 05:09
BAGIKAN:
istimewa
Garam impor.
BELAWAN (EKSPOSnews): Garam impor yang didatangkan Perseroan Terbatas Garam (Persero) dari Australia tiba di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, dan akan didistribusikan ke berbagai daerah di Pulau Sumatera.

Di sela-sela bongkar muat di Pelabuhan Belawan,  Sekretaris PT Garam (Persero) Hartono mengatakan garam yang baru tiba itu sebanyak 22.500 ton dan merupakan tahap ketiga yang akan didistribusikan di seluruh Sumatera.

Tahap pertama dimasukan melalui pelabuhan di Banten pada 10 Agustus 2017 sebanyak 25.000 ton yang diperuntukkn bagi warga Jawa Barat, sebagai wilayah di Jawa Tengah, dan sebagian lagi ke Kalimantan.

Kedatangan garam impor tahap kedua dimasukkan melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada 10 Agustus sebanyak 27.500 ton yang didistribusikan ke Jawa Timur dan sebagian wilayah Jawa Tengah.

"Komoditas yang didatangkan tersebut adalah garam baku untuk garam konsumsi yang disalurkan melalui berbagai industri kecil dan menengah (IKM) di Tanah Air," ujarnya, Sabtu 26 Augustus 2017.

Pelaku usaha IKM tersebut perlu memperhalus garam tersebut sebelum menjualnya ke pasaran, sekaligus melakukan proses "yodisasi" atau pemberian yodium ke garam yang didatangkan dari Australia tersebut.

Menurut Hartono, garam yang diangkut dengan kapal Uni Challege Singapore dengan nomor buritan IMO 9606546 itu didistribusikan bagi IKM yang telah diverifikasi.

Agar tidak salah sasaran, pihaknya meminta data IKM tersebut dari berbagai Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang juga telah diverifikasi terlebih dulu.

Dari data yang diterima, garam impor tersebut paling banyak akan didistribusikan di Kita Medan untuk memenuhi kebutuhn dalam proses pengasinan berbagai bahan industri.

Pihaknya juga terus menunggu hasil panen petani garam yang rencananya akan dilakukan pada September yang akan dibeli untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kita siapa menampung garam dari petani, dananya sudah disiapkan, " katanya.

Dengan menggunakan crane, garam tersebut dibongkar dengan memanfaatkan "grab" (cakram) yang masuk ke dalam palka kapal.

Setelah itu, garam tersebut dimasukkan ke dalam "oper" yang di bagian bawahnya telah menanti truk untuk menampung garam itu.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Membangun Pusat Kuliner Makanan Laut di Medan Belawan

    MEDAN (EKSPOSnews): Dalam rangka mendukung program pembangunan yang telah dicanangkan Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin, untuk menjadikan Kota Medan menjadi kota metropolitan yang multikultural, ber

  • satu bulan lalu

    Arus Balik dari Belawan Ramai

    MEDAN (EKSPOSnews): Sebanyak 3.799 penumpang KM Kelud arus balik Lebaran 2019 dari Pelabuhan Belawan tujuan pelayaran Pelabuhan Tanjung Balai Karimun dan Pelabuhan Ampar Batam, Kepulauan Riau dan 

  • 2 bulan lalu

    3 Kapal Asing di Belawan Akan Dimusnahkan

    MEDAN (EKSPOSnews): Kepala Kejaksaan Negeri Belawan Yusnani mengatakan, tiga unit kapal asing yang telah berkekuatan hukum, tetap dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan di wilayah perairan Belawan, Pr

  • 4 bulan lalu

    Crane Baru Tiba di Belawan

    Dalam rangka meningkatkan pelayanan bongkar muat di Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB), Pelindo 1 datangkan dua unit sekaligus Ship-to-Shore (STS) Crane. STS Crane ini diangkut dari Pelabuha

  • 5 bulan lalu

    Pengembangan Fase II Belawan Hampir Rampung

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 saat ini terus menyiapkan program pengembangan Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan Fase II, yang saat ini telah mencapai progress se

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99