Senin, 15 Okt 2018
  • Home
  • Agribisnis
  • Evakuasi Ikan Paus yang Terdampar di Aceh Sudah Maksimal

Evakuasi Ikan Paus yang Terdampar di Aceh Sudah Maksimal

Oleh: alex
Selasa, 14 Nov 2017 13:59
BAGIKAN:
istimewa.
Ikan Paus terdampar.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) menyatakan evakuasi kawanan Paus di Pantai Ujung Kareung, Gampong Durung, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, sudah dilakukan maksimal.

"Evakuasi sudah dilakukan maksimal. Enam dari 10 ekor paus yang terdampar tersebut berhasil dievakuasi. Sedangkan empat lainnya akhirnya mati di bibir pantai," kata Kepala Pangkalan Pengawasan Sumber daya Kelautan dan Perikanan KKP Lampulo Basri di Aceh Besar, Selasa 14 November 2017.

Sebelumnya kawanan paus terdiri 10 ekor terdampar di perairan pantai Ujung Kareung, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Senin (13/11) sekitar pukul 10.10 WIB. Lokasi terdamparnya hanya beberapa meter dari pantai.

Basri mengatakan evakuasi kawanan paus tersebut dilakukan sepanjang Senin (13/11) hingga Selasa (14/11) dini hari.

Evakuasi melibatkan kapal KKP, Pelindo Malahayati, dan Angkatan Laut.

Namun, kata dia, proses evakuasi terkendala dangkalnya perairan Pantai Ujung Kareung, sehingga peralatan yang ada di kapal untuk evakuasi tidak bisa optimal. Begitu juga peralatan pendukung lainnya, tidak bisa digunakan.

Kendala lainnya juga datang dari kawanan paus tersebut, yakni ada beberapa paus yang berhasil dievakuasi, namun kembali lagi ke kawanannya di bibir pantai, kata Basri menyebutkan.

Basri yang juga kepala tim evakuasi kawanan paus di Pantai Ujung Kareung menyebutkan, semua paus yang selamat akhirnya evakuasi ke perairan dalam sekitar pukul dua dini hari.

"Semula yang dievakuasi ke perairan dalam ada enam ekor. Tiga ekor mati di bibir pantai. Seekor lagi sempat dievakuasi ke perairan dalam, namun kembali ke bibir pantai hingga akhirnya ditemukan mati," kata Basri.

Menyangkut kawanan paus yang berhasil dievakuasi ke perairan dalam, Basri menyebutkan pihaknya terus memantau pergerakan hewan mamalia tersebut hingga dipastikan sudah berada di perairan samudra.

"Ada kapal yang ditugaskan untuk memantau dan memastikan kawanan paus tersebut berada di laut dalam, sehingga ke enam paus jenis sperma itu tidak kembali lagi," tutur Basri.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Aceh Barat Remajakan Sawit Rakyat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mulai melaksanakan peremajaan kelapa sawit (replanting) seluas 1.110 hektare untuk mempercepat peningkatan ekonomi rakyat dari sek

  • 7 hari lalu

    Kasus Sabu-Sabu Menonjol di Aceh Utara

    LHOKSUKON (EKSPOSnews): Penanganan kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Aceh utara, Provinsi Aceh lebih didominasi oleh sabu-sabu.Berdasarkan data tahun 2018, jumlah penanganan kasus

  • 3 minggu lalu

    Transaksi Keuangan Mencurigakan di Aceh Melonjak

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan menyatakan, hasil laporan transaksi keuangan mencurigakan, Provinsi Aceh termasuk peringkat ke-15 di Indonesia."PPATK mencatat

  • 4 minggu lalu

    PLN Tanam Mangrove di Aceh

    JANTHO (EKSPOSnews): PT PLN (Persero) P3B Sumatera UPT Banda Aceh menanam sebanyak 1.000 pohon mangrove di Pantai Monsinget, Gampong (desa) Kajhu, Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.Manejer PT PLN (Per

  • 4 minggu lalu

    Penyuap Gubernur Aceh Segera Diadili

    JAKARTA (EKSPOSnews): Bupati Bener Meriah non-aktif Ahmadi sebagai tersangka penyuap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf akan segera disidang dalam perkara dugaan penerimaan suap terkait pengalokasian dan pen

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99