Rabu, 15 Agu 2018

Deli Serdang Akan Miliki Pengolahan Limbah Beracun

Oleh: alex
Rabu, 25 Apr 2018 17:35
BAGIKAN:
istimewa.
Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
MEDAN (EKSPOSnews): Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, akan memiliki fasilitas pemanfaatan limbah Non-B3 Biomassa dari tandan kosong kelapa sawit yang hasilnya dapat dijadikan sebagai sumber enegi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Deli Serdang Artini Marpaung, di Medan,  mengatakan, Pemkab Deliserdang telah melakukan penandatanganan MoU dengan Ditjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

MoU tersebut berisikan kesepahaman tentang pembangunan fasilitas pemanfaatan limbah Non-B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) Biomassa dari tandan kosong kelapa sawit sebagai sumber enegi di Deliserdang serta penurunan pencemaran dari limbah yang dimanfaatkan.

Pembangunan fasilitas pemanfaatan pengolahan limbah Non-B3 tersebut akan dilakukan di Kecamatan STM Hilir, yang memang banyak terdapat kebun kelapa sawit.

"Dengan adanya fasilitas pengolahan tersebut, banyak yang bisa dimanfaatkan, seperti pemanfaatan tanda kosong kelapa sawit menjadi biomassa untuk menghasilkan bio gas, listrik dan pupuk. Selain konservasi lingkungan, program ini juga memberi dampak ekonomi terhadap warga masyarakat," katanya, Rabu 25 April 2018.

Sebelumnya Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rosa Vivien Ratnawati mengatakan, sebelum melakukan MoU pihaknya terlebih dulu melakukan survei, seperti tandan kosong kelapa sawit di Deliserdang perbulannya bisa mencapai 8.624 Ton.

Pihaknya memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang menunjukkan keseriusan dan dalam persoalan sampah, karena pengelolaan sampah tidak akan selesai kalau kepala daerah tidak memiliki komitmen yang tinggi.

Selain dengan Deli Serdang, Mou juga dilakukan dengan beberapa kepala daerah lainnya seperti Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Belitung Timur, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kota Baru dan Kabupaten Pasangkayu.

"Dengan adanya MoU tersebut nantinya kita bisa memanfaatkan limbah dan bagaimana caranya menggunakan sampah yang menjadi bersifat ekonomi, sehingga bisa menjadi bermanfaat dan menjadi pendapatan bagi masyarakat," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Ashari Tambunan-Ali Yusuf Siregar Menang Lawan Kotak Kosong

    LUBUKPAKAM (EKSPOSnews): Komisi Pemilihan Umum menetapkan pasangan Ashari Tambunan-Ali Yusuf Siregar sebagai pemenang pemilihan kepala daerah di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara tahun 2018.Dalam

  • 2 bulan lalu

    Pasar Murah di Deli Serdang

    GALANG (EKSPOSnews): Pemkab Deli Serdang, Sumatera Utara menggelar pasar murah di 20 kecamatan selama empat hari sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan sembako murah dalam menyambut Hari Raya I

  • 3 bulan lalu

    Polres Deli Serdang Amankan Ganja dari Aceh

    MEDAN (EKSPOSnews): Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Deli Serdang, Sumatera Utara mengamankan 21 bal ganja asal Aceh yang akan diedarkan di Provinsi Riau.Kepala Bidang Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dir

  • 4 bulan lalu

    Membentuk Kampung KB di Deli Serdang

    MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, membentuk satu Kampung Keluarga Berencana (KB) di setiap kecamatan di daerah itu untuk lebih menyukseskan peogram kependudukan.Pe

  • 5 bulan lalu

    Membangun Jaringan Gas Rumah Tangga di Deli Serdang

    MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah akan membangun lima ribu jaringan gas rumah tangga di sejumlah daerah di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.Kabag Perekonomian pemkab Delis

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99