Rabu, 21 Feb 2018
  • Home
  • Agribisnis
  • Biodiesel Berbahan Baku Sawit Masih Sulit Masuk ke Uni Eropa

Biodiesel Berbahan Baku Sawit Masih Sulit Masuk ke Uni Eropa

Oleh: Jallus
Rabu, 14 Feb 2018 09:56
BAGIKAN:
marsot
Kebun sawit.
JAKARTA (EKSPOSnews):Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) menilai kampanye negatif minyak kelapa sawit hingga penolakan masuknya produk tersebut ke Eropa akan mempersulit ekspor ke benua biru itu.

Ketua Harian Aprobi Paulus Tjakrawan di Jakarta,  mengatakan, pelaku usaha baru saja menghirup angin segar karena telah memenangi gugatan setelah dituduh melakukan "dumping".

"Kalau sampai kena (larangan) nanti pada 2021, kita akan sulit lagi. Tahun lalu kita sudah mulai proses itu, tahun ini kita menang soal 'dumping', industri sudah siap. Tapi paling kita bisa ekspor 2019-2020, lalu pada 2021 kita stop lagi tidak bisa ekspor ke Eropa," jelasnya, Selasa 13 Februari 2018.

Tjakrawan menuturkan, pada 2014, ekspor biodiesel sawit ke Eropa mencapai 1,8 juta kiloliter. Namun ekspor itu terus turun lantaran tuduhan "dumping" tersebut.

"Kita sebenarnya bisa tetap ekspor ke Eropa, tapi pajaknya besar, paling besar mencapai hingga 22 persen. Kami lalu beralih ke yang lain seperti Amerika, tapi kena (kampanye) serupa)," katanya.

Akhirnya, produksi biodiesel nasional diserap seluruhnya hanya untuk domestik dalam tiga tahun terakhir.

Tjakrawan mengatakan setelah bebas tuduhan "dumping", pengusaha biodiesel nasional kini tengah bersiap melakuka ekspor kembali ke Eropa.

Meski diakuinya akan cukup sulit memulai kembali setelah sekian tahun berhenti mengekspor, Paulus berharap volume ekspor bisa terus didorong.

"Permintaan sudah ada. Perusahaan yang mampu melakukan ekspor sudah mulai. Harapan kita sih bisa menyamai 2014 hingga 1,8 juta kiloliter," tuturnya.

Sebelumnya, Parlemen Eropa akan menghapus penggunaan biodiesel dari minyak nabati pada 2030 dan dari minyak kelapa sawit, termasuk dari Indonesia, pada 2021.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Uni Eropa Diskriminatif Terhadap Sawit

    LONDON (EKSPOSnews): Pemerintah Indonesia menyayangkan dan menolak laporan Parlemen Eropa yang melakukan diskriminasi yang mengusulkan untuk menghapuskan biofuel berbasis kelapa sawit (phase out palm

  • satu bulan lalu

    Penghasil Kelapa Sawit Lawan Kampanye Uni Eropa

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Negara penghasil kelapa sawit masing-masing Malaysia, Indonesia dan Thailand mengancam akan membalas Uni Eropa (UE) jika terus mendiskriminasi dan menyerang industri minyak

  • 8 bulan lalu

    Uni Eropa Tak Fair Soal Sawit

    JAKARTA (EKSPOSnews): Delegasi Indonesia pada pertemuan Ulasan Kebijakan Perdagangan (Trade Policy Review/TPR) ke-13 terhadap Uni Eropa di World Trade Organization (WTO) mempermasalahkan kebijakan Uni

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99