Senin, 18 Jun 2018

Asian Agri Genjot Kemitraan

Oleh: Jallus
Rabu, 23 Mei 2018 04:41
BAGIKAN:
istimewa.
Asian Agri.
MEDAN (EKSOSnews): Asian Agri optimistis bisa mencapai target program kemitraan dengan petani sawit yang disebut dengan "one to one" seluas 100. 000 hektare di tahun 2018.

"Luasan kebun inti sawit Asian Agri 100.000 hektare dan diharapkan ada kemitraan dengan petani juga seluas 100.0000 hektare dan itu diyakini akan tercapai tahun 2018," ujar Direktur Corporation Affair Asian Agri Fadhil Hasan di Medan, Selasa 22 Mei 2018.

Dia yang didampingi Head Of Social Security & License Asian Agri, Ariston Noverry Fau dan Humas Lidya Veronica Ginting mengatakan itu usai berbuka Puasa Ramadhan dengan jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut dan jajaran pers lainnya.

Menurut Fadhil, dari program itu, kerja sama dengan petani plasma sudah tercapai 60.000 hektare dan petani swadaya sekitar 31.000 hektare.

"Sisanya 9.000 hektare bisa dilaksanakan hingga akhir tahun 2018 di tiga provinsi yakni Sumut, Jambi dan Riau,"katanya.

Fadhil menegaskan, program kemitraan dengan petani itu menjadi fokus Asian Agri.

Bukan hanya untuk kepentingan perusahaan dalam menjalankan usaha berkelanjutan, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas sawit rakyat.

Serta nama Indonesia sebagai penghasil crude palm.oil/ CPO atau minyak sawit mentah terbesar dunia.

Dia menjelaskan, program kemitraan 'one to one' diharapkan bisa membuat kebun petani dikelola baik seperti kebun inti dengan praktik agronom terbaik.

"Dengan langkah konkret seperti sistem itu yakni kemitraan, tantangan sawit Indonesia dapat terjawab,"katanya.

Produksi minyak sawit Indonesia pada 2017 sebanyak 36 juta ton dari areal lahan sawit seluas 12 juta hektare.

"Dengan produktivitas yang meningkat, mutu yang bagus dan ramah lingkungan di kebun inti dan petani, maka Indonesia menunjukkan bukti bahwa sawit komoditas yang tidak merusak dan hasil yang berkelanjutan,"katanya.

Head of Operation Asian Agri, Bukit Sanjaya menyebutkan, produktivitas kebun inti Asian Agri rata -rata 24,6 ton Tandan Buah Segar (TBS) per hektare dan diharapkan bisa capai 25 ton.

"Kalau kemitraan dengan petani berjalan baik terus, maka produktivitas lahan kebun petani bisa mendekati angka itu juga dan itu menguntungkan petani,"katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Jasa Raharja Salurkan Dana Kemitraan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): PT Jasa Raharja Cabang Provinsi Riau menyalurkan Rp185 juta bantuan kredit kemitraan bagi 13 unit usaha kecil menengah di daerah itu untuk meningkatkan produktivitas usaha mere

  • 2 bulan lalu

    PTPN III Salurkan Dana Kemitraan

    MEDAN (EKSPOSnews): Dengan laba yang dihasilkan dari kinerja tahun 2017, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) kembali menyalurkan dana kemitraan dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan di triwulan

  • 5 bulan lalu

    Sejumlah Petani Adang Kendaraan Asian Agri Group

    SINGKIL (EKSPOSnews): Sejumlah kelompok tani di Kabupaten Aceh Singkil menggelar aksi dengan memblokade aktivitas kendaraan milik perusahaan perkebunan, PT Asian Agri/Delima Makmur, di Singkil, 

  • 5 bulan lalu

    AirAsia dan Uber Jalin Kemitraan

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Uber dan AirAsia menjalin kemitraan dalam membantu memberikan pengalaman perjalanan yang lancar, terjangkau dan nyaman bagi para pelancong. Kerja sama yang inovatif ini tida

  • 6 bulan lalu

    PTPN XII Salurkan Kredit Kemitraan Peternak Sapi

    BANYUWANGI (EKSPOSnews): PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII menyalurkan kredit kemitraan kepada kelompok peternak sapi di sekitar Kebun milik PTPN XII di Kabupaten Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso di

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99