Rabu, 16 Jan 2019

Aceh Tengah Genjot Produksi Kopi

Oleh: Jallus
Minggu, 18 Nov 2018 04:32
BAGIKAN:
istimewa.
Kopi Gayo, Aceh Tengah.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Pertanian daerah setempat menargetkan produksi komoditas kopi di kawasan tersebut mencapai 800 kilogram per hektare pada 2018.

"Kai tergetkan produksi kopi pada tahun ini meningkat dari 774 kilogram per hektare pada tahun 2017 menjadi 800 kilogram per hektare tahun ini," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah, Juanda di Takengon, Sabtu 17 November 2018.

Ia menjelaskan pihaknya terus berupaya agar produktivitas kopi arabica di Dataran Tinggi Gayo tersebut mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga program meningkatkan kesejateraan petani dapat terwujud di masa mendatang.

Ada pun langkah-langkah yang terus dilakukan dalam mendongkrak produktivitas tersebut diantaranya peremajaan, rehabilitasi, pemangkasan dan perawatan yang baik guna memperoleh hasil maksimal.

Ia menyebutkan Kabupaten Aceh Tengah miliki lahan kopi seluas 46 ribu hektare, yang terdiri dari lima ribu hektare tanaman tua dan 41 ribu hektare lainnya merupakan tanaman produktif.

Juanda menambahkan salah satu program yang sedang digalakkan untuk peningkatan produktivitas hasil pertanian milik petani di daerah berhawa dingin tersebut adalah dengan membentuk tim brigade pemangkasan kopi tingkat kecamatan guna meningkatkan produksi kopi arabica di daerah setempat.

"Brigade pemangkasan kopi yang awalnya digagas pada bulan enam di Kecamatan Bies, kini sudah berjumlah enam kecamatan dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Tengah," kata Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah, Juanda di Banda Aceh, Rabu.

Ia menjelaskan pemangkasan tanaman kopi memiliki peranan penting untuk meningkatkan produktivitas dan menjadikan tanaman tersebut tumbuh subur dan produktif.

"Pemangkasan ini juga bagian untuk membantu pencegahan hama penyakit yang dapat menyerang tanaman kopi," katanya.

Ada pun kecamatan yang telah terbentuk brigade pemangkas tanaman kopi itu masing-masing Kecamatan Bies, Atu Lintang, Jagong Jeget, Kute Panang, Pegasing, Bintang.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Jalan ke Aceh Tengah Putus Akibat Longsor

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Bencana tanah longsor di daerah dataran tinggi Aceh Tengah telah mengakibatkan terputusnya badan jalan lintas nasional sepanjang 40 meter dengan kedalaman 15 meter akibat huja

  • 2 bulan lalu

    Ada Sekolah Kopi di IPB

    BOGOR (EKSPOSnews): Institut Pertanian Bogor (IPB) membuka "Sekolah Kopi" yang siap melahirkan barista-barista muda berbakat dan bertalenta kuat dalam mengenal cita rasa kopi Nusantara. Sekolah Kopi a

  • 2 bulan lalu

    Kopi Rempah Digemari di London

    LONDON (EKSPOSnews): Paviliun Indonesia memperkenalkan kopi rempah-rempah dengan campuran cengkeh, pala, jahe merah, gula aren, vanila dan kayu manis serta bunga lawang.Campuran kopi Indonesia itu dim

  • 2 bulan lalu

    Ekspor Kopi Instan Lampung Naik

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Ekspor kopi instan Provinsi Lampung pada Oktober 2018 mencapai 36,9 ton dengan nilai 334.082 dolar Amerika Serikat (AS)."Jumlah itu naik bila dibandingkan bulan September 2

  • 3 bulan lalu

    Penikmat Kopi Aceh Lebih Suka Robusta

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Penikmat kopi di kota Banda Aceh selama ini lebih menyukai jenis Robusta, dibandingkan jenis Arabika yang diproduksi dari dataran tinggi wilayah Tengah Aceh."Warung kopi Robus

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99