Selasa, 26 Mei 2020

Abrasi di Pariaman Membuat Penyu Semakin Langka

Kamis, 08 Sep 2016 13:23
BAGIKAN:
istimewa
Pantai alami abrasi (ilustrasi).

PARIAMAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), menyatakan terjadinya abrasi pantai di Pulau Angso Duo dan Pulau Kasiak telah mempengaruhi tempat peneluran penyu di kawasan itu.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu Pariaman, Citrha Aditur Bahri di Pariaman, mengatakan pihaknya telah melakukan monitoring habitat penyu di beberapa pulau kecil di sekitar perairan kota itu.

"Hasil monitoring pada 10 Agustus 2016 terjadi abrasi pantai di Pulau Kasiak sebelah utara dan menyebabkan penyu berpindah tempat untuk menetaskan telurnya," tambahnya, Kamis 8 September 2016.

Data tersebut diperkuat dengan hasil monitoring lainnya yang menemukan jejak penyu berpindah tempat dari arah Utara ke Selatan di beberapa pulau kecil lainnya.

Selain Pulau Kasiak dan Pulau Angso Duo yang mengalami abrasi, wilayah pesisir pantai yang terkena pengikisan juga dikhawatirkan berdampak pada tempat peneluran penyu.

Ia menyebutkan sepanjang abrasi pantai masih terjadi, maka kemungkinan proses peneluran penyu akan terus berpindah tempat.

"Untuk sementara waktu sifatnya mungkin bisa sementara, namun apabila pengikisan pantai masih terus terjadi hal tersebut dikhawatirkan mengancam habitat penyu di daerah itu," jelasnya.

Ia berharap pemerintah dan seluruh instansi terkait dapat memperhatikan persoalan ini untuk menghindari ancaman habitat penyu.

Terkait cuaca buruk dan badai beberapa waktu lalu pihaknya membenarkan cukup berpengaruh kepada proses peneluran penyu.

"Memang sedikit menurun, namun tidak terlalu signifikan," ujarnya.

Terkait tempat peneluran penyu sendiri sebut dia, biasanya 10 hingga 40 meter dari lokasi bibir pantai atau tergantung kemiringan pantai.(ant)


  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Trase Jalan Tol Padangpariaman-Pekanbaru Tak Bisa Digeser

    PADANG (EKSPOSnews): Trase Jalan Tol Padangpariaman-Pekanbaru kilometer 0-30 kilometer yang dipertanyakan masyarakat setempat, tidak bisa lagi digeser karena telah melalui berbagai pertimbangan."Trase

  • tahun lalu

    Meresmikan Stasiun Naras di Pariaman

    PARIAMAN (EKSPOSnews): Menteri Perhubungan  Budi Karya Sumadi meresmikan stasiun Naras Kota Pariaman, Sumatera Barat, dengan panjang rel tujuh kilometer senilai Rp52 miliar yang sudah tidak berop

  • 2 tahun lalu

    Mengembangkan Kelapa Kopyor di Padang Pariaman

    PARIT MALINTANG (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, mulai mengembangkan budi daya kelapa jenis kopyor guna memenuhi kebutuhan pasar kelapa muda di provinsi itu."Sumbar

  • 2 tahun lalu

    Menikmati Sate London di Pariaman

    PARIAMAN (EKSPOSnews): Sate merupakan salah satu kuliner asli nusantara yang banyak disukai oleh masyarakat, Namun ada yang berbeda dengan sate di Kota Pariaman, Sumatera Barat yaitu Sate London.Sekil

  • 2 tahun lalu

    Pariaman Alihkan Pemberangkatan Kapal Wisata

    PARIAMAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengalihkan lokasi pemberangkatan kapal wisata dari Dermaga Terapung di Pantai Gandoriah ke Muaro Pariaman untuk memperlancar transport

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99