Sabtu, 19 Jan 2019
  • Home
  • Agribisnis
  • 7 Perusahaan di Sumbar Merah dalam Pengelolaan Lingkungan

7 Perusahaan di Sumbar Merah dalam Pengelolaan Lingkungan

Oleh: marsot
Jumat, 22 Des 2017 04:28
BAGIKAN:
istimewa.
Sungai tercemar.
PADANG (EKSPOSnews): Sebanyak tujuh dari 38 perusahaan di Sumatera Barat dinilai belum menaati peraturan lingkungan berdasarkan program penilaian peringkat kinerja perusahaan (Proper).

"Tujuh perusahaan itu mendapat nilai merah atau pengelolaan lingkungannya belum sesuai dengan persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan dalam tahapan melaksanakan sanksi administrasi," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Siti Aisyah di Padang, Kamis 21 Desember 2017.

Tujuh perusahaan itu masing-masing PT Family Raya, PT Batang Hari Barisan, PT Teluk Luas, PT AMP Plantation, CV Bara Mitra Kencana, PT Allied Indo Coal Jaya dan PT Nusantara Beta Farma.

Permasalahan perusahaan itu rata-rata berkaitan dengan limbah dan perizinan yang tidak lengkap.

Sementara 25 perusahaan sudah mendapatkan nilai biru atau perusahaan telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Siti mengatakan penilaian itu disesuaikan dengan program penilaian peringkat kinerja perusahaan (Proper) yaitu program pengawasan terhadap industri yang bertujuan mendorong ketaatan industri terhadap peraturan lingkungan hidup.

Selain itu juga bertujuan untuk mendorong industri menerapkan prinsip ekonomi hijau dengan kriteria penilaian kinerja sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, konservasi air, pengurangan emisi, perlindungan keanekaragaman hayati, 3R limbah B3 dan limbah padat non B3 serta mengurangi kesenjangan ekonomi dengan menerapkan program pemberdayaan masyarakat.

Penilaian perusahaan sesuai Proper dibagi atas lima yaitu emas, hijau, biru, merah dan hitam.

Emas untuk usaha dan atau kegiatan yang telah sccara konsisten menunjukkan keunggulan lingkungan (environmental excellency) dalam proses produksi dan atau jasa. mclaksanakan bisnis yang beretika dan bcrtanggung jawab terhadap masyarakat. Hijau untuk usaha dan atau kegiatan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan, pemanfaatan sumbcrdaya sccara cfisicn melalui upaya 4R (Reduce, Reuse, Recycle dan Recovery), dan melakukan upaya tanggung jawab sosial (CSRComdev) dengan baik.

Biru untuk usaha dan atau kegiatan yang telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Merah upaya pengelolaan lingkungan yang dilakukan belum sesuai dengan persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan dalam tahapan melaksanakan sanksi administrasi. Hitam untuk usaha dan atau kegiatan yang sengaja melakukan perbuatan atau melakukan kelalaian yang mengakibatkan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan serta pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku atau tidak melaksanakan sanksi administrasi Ke depan menurut Siti pihaknya akan mendorong perusahaan yang mendapat nilai merah untuk bisa meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru Berikan Rapor Merah

    PEKANBARU (EKSPOSnews): BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, mencatat sebanyak 92 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) mendapat "rapor merah" dan kini mengalami penyesuaian kapitasi periode Januari-

  • 5 hari lalu

    Artis Vanessa Angel Dijemput dengan Mobil Pelat Merah?

    SURABAYA (EKSPOSnews): Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Luki Hermawan membantah pernyataan pengacara germo ES yang menyebut ada mobil pelat merah menjemput artis Vanessa Angel di bandara menuju ke hote

  • 2 bulan lalu

    Varietas Bawang Merah Gayo

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kabupaten Aceh Tengah akan segera memiliki varietas baru bawang merah untuk dikembangkan di daerah tersebut yakni varietas bawang merah gayo."Alhamdulillah kita akan segera mi

  • 2 bulan lalu

    Bea Cukai Kuala Langsa Gagalkan Penyelundupan Bawang Merah

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Petugas gabungan bea cukai menggagalkan penyeludupan bawang merah dengan berat kurang lebih 13 ton yang diangkut menggunakan kapal dari Malaysia tujuan Teluk Kemiri, Aceh Tami

  • 2 bulan lalu

    Mengembangkan Bawang Merah di Samosir

    MEDAN (EKSPOSnews): Bank Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir dan dua kelompok tani mengembangkan ekonomi tanaman bawang merah di areal seluas 2,5 hektare di Sigapiton, Ajib

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99