Rabu, 21 Nov 2018

Tim Medis Holding Perkebunan Tangani ISPA

Oleh: Jallus
Rabu, 17 Okt 2018 16:16
BAGIKAN:
istimewa.
Dokter.
SURABAYA (EKSPOSnews): Tim medis Holding Perkebunan Nusantara mencatat telah menangani 1.196 pasien korban bencana alam di Palu, Sulawesi Tengah dan mayoritas adalah pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Koordinator Tim Medis Holding Perkebunan Nusantara  Achmad Zain Wahyudi di Surabaya, mengatakan tim holding telah menangani korban gempa dan tsunami selama tujuh hari, dan telah memberikan pelayanan medis kepada 1.196 pasien.

Pelayanan kesehatan dilakukan di lima titik yaitu Posko Pusat Donggala Kodi, posko pengungsian Masjid Raya Darussalam Palu, RS Undata Kota Palu, posko pengungsi pengungsian Desa Tuva Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi, pengungsian Masjid Al Khairat Pewunu Dolo Barat Kabupaten Sigi, dan Posko Adhi Kara Petobo.

ISPA merupakan kasus paling banyak ditangani yakni sebesar 19,2 persen, disusul Dermatitis 14,2 persen, Gea 13 persen, Dyspepsia 12,8 persen, Urticaria 11,9 persen, Hipertensi 11,5 persen, Chepalgia 9,2 persen, Myalgia 4,2 persen, Diabetes Melitus 2,3 persen, dan Vulnus Apertum dan lain-lain sebanyak 1,7 persen.

"Sedangkan bila dilihat dari jenis kelamin, pasien perempuan paling banyak yakni sebesar 615 orang atau 51 persen dan pasien laki-laki sebesar 581 orang, atau 49 persen," katanya, Rabu 17 Oktober 2018.

Sebelumnya, tim tanggap bencana Holding Perkebunan Nusantara yang dikirimkan ke Sulawesi Tengah terdiri dari tim advance dan tim medis dari PTPN X, XI dan XII, serta Rumah Sakit yang dimiliki masing-masing PTPN, di antaranya PT Nusantara Medika Utama, PT Nusantara Sebelas Medika, & PT Rollas Nusantara.

Tim tersebut berangkat bertahap tanggal 5 Oktober 2018 untuk tim advance dan tanggal 8 Oktober 2018 untuk tim medis. Dan kini telah kembali ke Surabaya pada Selasa (16/10).

"Meski saat ini kami telah kembali, namun kami siap dijadikan semacam tim disaster oleh Holding, serta ditugaskan kembali untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Tentunya ke depan kami berharap juga dibekali dengan pelatihan yang lebih memadai," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    ISPA Serang Masyarakat Aceh

    MEULABOH (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mencatat sebanyak 241 warga terkena infeksi saluran pernapasan akut akibat menghirup asap kebakaran hutan dan lahan.Kepala Di

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99