Sabtu, 18 Agu 2018
  • Home
  • BUMN Perkebunan
  • Rambah E-commerce,RNI Galang Sinergi BUMN Melalui Market place pasarprodukbumn.com

Rambah E-commerce,RNI Galang Sinergi BUMN Melalui Market place pasarprodukbumn.com

Senin, 19 Sep 2016 19:58
BAGIKAN:
istimewa
pasarprodukbumn.com

JAKARTA (EKSPOSnews): Diera pasarbebas Asean (MEA) bisnise-commerce di Indonesia terus tumbuh dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor. Banyak pengamat yang memprediksi bahwa Indonesia akan menjadi market yang potensial bagi bisnis dalam jaringan (daring). Kondisi tersebut yang menjadi dasar bagi PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) untuk memasuki lini bisnis e-commerce dalam wujud market place dengan mengusung nama pasarprodukbumn.com.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)  B. Didik Prasetyo saat soft launching pasarprodukbumn.com, Senin, 19 September 2016, di Gedung RNI, Jakarta.

Didik mengatakan, berdasarkan data darilembaga riset International Data Corporation (ICD) diprediksipasar e-commerce Indonesia akan tumbuh 42% per tahun. Angka ini lebih tinggi jika dibanding negara lain seperti Malaysia (14%), Thailand (22%), dan Filipina (28%).

“Peluang ini sangat menarik, maka dari itu, ditengah tren positif pasar online dan kecenderungan semakin meningkatnya pengguna internet, BUMN perlu mengambil peran dengan terjun dan membuka jaringan e-commerce,” ujarnya.

Menurut Didik,pasarprodukbumn.com hadir untuk menjadi wadah BUMN dalam melakukan promosi dan penjualan produk-produknya secara online juga sebagai stimulus bagi sinergi antar BUMN yang lebih luas, selain tentunya juga menjual produk-produk milik RNI Group serta principal yang produk-produknya didistribusikan oleh PT Rajawali Nusindo, Anak Perusahaan PT RNI.

“Tidak hanya untuk meningkatkan sinergi BUMN di dalam negeri, namun juga dapat menjadi media sarana promosi BUMN di luar negeri. Melalui situs pasarprodukbumn.com seluruh dunia dapat melihat produk-produk yang dihasilkan oleh BUMN di Indonesia, dan dapat melakukan transaksi online dengan BUMN yang terdapat di situstersebut,” ujarnya.

Selain itu, pasarprodukbumn.com juga turut hadir guna mendorong bangkitnya ekonomi kerakyatan melalui kerja sama yang akan dilakukan dengan berbagai UMKM mitra binaan BUMN. “Kami juga merangkul UMKM mitra binaan BUMN untuk dapat memasarkan produknya di pasarprodukbumn.com. Potensi mitra binaan ini sangat besar, pada tahun 2016, seluruh BUMN di Indonesia diperkirakan memiliki 92.372 mitra binaan, dengan jumlah nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp2.32 triliun,” ujar Didik.

Hingga saat ini, tambah Didik, sekitar 24 mitra BUMN yang terdiri dari berbagai industri telah bergabung dalam market place ini,diantaranya dari industri farmasi (Phapros dan Indofarma), industri perkebunan (PTPN VIII, Perhutani, RNI), industri maritim (PT PAL), industri penerbangan (Garuda dan Citilink) hingga industri perbankan (BNI, BRI, dan Mandiri).

Selain untuk menggalang sinergi, menurut Didik, pengembangan situs E-Commerce ini juga selaras dengan arah Road Map E-Commerce Indonesia yang telah dicanangkan oleh Pemerintah. “Pemerintah menargetkan agar pada tahun 2020, besar pasar(market size) E-Commerce di Indonesia dapat mencapai nilai US$ 130 miliar. Dan target ini diharapkan dapat tercapai melalui penguatan sektor UMKM yang masuk ke E-Commerce, bertambahnya perusahaan E-Commerce yang established, dan munculnya berbagai perusahaan rintisan (start-up) yang bergerak di bidang E-Commerce,” paparnya.

Berbagai Keunggulan

Didik mengatakan, sebagai market place pertama yang didalamnya mempromosikan sekaligus menjual berbagai produk dan jasa yang dihasilkan oleh BUMN,pasarprodukbumn.com memiliki perbedaan dan keunggulan tersendiri dari market place lainnya. “Hal yang paling membedakan, pasarprodukbumn.com memasarkan produk-produk BUMN dan mitra binaan yang notaben emerupakan produk karya bangsa sendiri,” katanya.

“Selain itu, saatini kami juga sedang mengembangkan fitur pembayaran tagihan (Bill Payment Services) sehingga melalui situs ini dapat dilakukan pembayaran secara online seperti pembayaran rekening listrik, pembelian Token listrik, pembelian pulsa telepon genggam hingga pembayaran BPJS Kesehatan,” ungkapnya

Dalam proses bertransaksi, calon pembeli akan dimanjakan dengan kemudahan pencarian produk, pembayaran, sampai pengiriman barang. Guna mendukung transaksi pembayaran pihaknya bersinergi dengan Bank BUMN seperti BNI. “Keseluruhan transaksi dalam situs ini juga dilengkapi dengan Proses Bisnis terkini. Itulah sebabnya pengelola situs ini nantinya adalah PT Rajawali Nusindo, anak perusahaan PT RNI yang bergerak di bidang trading dan distribusi,”

Sedangkan untuk pengiriman barang, RNI menggandeng perusahaan ekspedisi & logistik BUMN seperti PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero).Sebagai salah satu wujud konkrit sinergi, PT RNI juga mensinergikan situs ini dengan situs blanja.com milik PT Telkom.  “Namun demikian situs pasarprodukbumn,com ini 100% milik PT RNI jadi murni karya anak bangsa, tidak ada pemegang saham lain disini,” ujarnya.

Pakar Marketing Hermawan Kertajaya yang turut hadir pada acara soft launching mengatakan, penting bagi e-commerce RNI untuk memiliki pembeda dengan market place yang telah ada. “Mengingat persaingan e-commerce di Indonesia saat ini semakin ketat,” ungkapnya.(ril)


  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    RNI dan Hotel Indonesia Gelar Siswa Mengenal Nusantara di Bali

    DENPASAR (EKSPOSnews): Sebagai upaya menanamkan rasa cinta Tanah Air kepada generasi muda, PT Asuransi Jiwasraya (Persero),berkolaborasi dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI), dan PT

  • 2 minggu lalu

    Menekan Angka Pernikahan Dini

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Yogyakarta menyatakan meskipun kasus pernikahan dini di kota itu tergolong rendah, namun hal tersebut tidak mengendurkan semangat untuk menekan angka pernikaha

  • 4 minggu lalu

    Pernikahan Dini Sebabkan Kekerasan dalam Rumah Tangga

    PALU (EKSPOSnews): Aktivis perempuan di Sulawesi Tengah menilai pernikahan dini atau pernikahan dibawah umur menjadi salah satu fakor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)."Pernikaha

  • 4 minggu lalu

    Perkawinan Usia Dini Semakin Meningkat

    BANJARMASIN (EKSPOSnews): Anggota Komisi IV Bidang Kesra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan Misri Syarkawie berpendapat, perkawinan usia dini tampaknya dilematis.Pendapat tersebut menja

  • 2 bulan lalu

    RNI Berangkatkan Ribuan Pemudik

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dalam rangka menekan angka pemudik yang menggunaka sepeda motor, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) berangkatkan 1.000 orang pemudik dengan bus dan kapal laut ke Yogyakart

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99