Kamis, 21 Nov 2019

Rajawali Nusindo Perkuat Ekspansi Di Kalimantan Barat

Oleh: Alex
Rabu, 16 Agu 2017 14:11
BAGIKAN:
istimewa
Rajawali Nusindo Pontianak.
PONTIANAK (EKSPOSnews): Dalam rangka peningkatan skala bisnis dan kinerja operasional, PT Rajawali Nusindo, Anak Peusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) yang bergerak dalam bidang distribusi dan perdagangan, melakukan pembangunan dan peresmian kantor dan gudang baru Rajawali Nusindo Cabang Pontianak, di Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa, 15 Agustus 2017. Peresmian gedung dan gudang ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Direktur Utama RNI B. Didik Prasetyo

Didik mengatakan, pembangunan kantor dan gudang baru ini bertujuan untuk penyesuaian bisnis sesuai dengan target operasional tahun 2017. Selain itu sebagai bentuk optimalisasi asset dan investasi agar kedepannya memberikan nilai tambah.

"Tahun 2016 secara total, Rajawali Nusindo mencapai omset Rp 2,8 triliun, meningkat dari tahun 2015. Tahun ini, target pencapaian meningkat menjadi Rp 3,5 triliun. Hal ini menunjukan Rajawali Nusindo berkembang sedemikian agresif dan bisa dipercaya," ujarnya.

Saat ini, aktivitas bisnis Rajawali Nusindo Cabang Pontianak terus menunjukan tren yang positif, ditunjukan dengan produk dan principal yang semakin bertambah. Menurut, Direktur Utama Rajawali Nusindo Sutiyono, Rajawali Nusindo Cabang Pontianak merupakan salah satu unit usaha yang diandalkan dalam meningkatkan pendapatan konsolidasi Rajawali Nusindo. Pada tahun 2016, cabang yang memiliki 31 orang karyawan ini mampu memperoleh laba sebesar Rp 1,29 miliar dengan nilai penjualan sebesar Rp 41,81 miliar.

"Pada tahun 2017 ini perusahaan menargetkan perolehan laba Rajawali Nusindo Cabang Pontianak meningkat menjadi Rp 2,4 miiar dengan penjualan di angka Rp 69,86 miliar," ungkap Sutiyono.

Menurut Sutiyono, hal lain yang tidak kalah penting, melalui peresmian gedung dan gudang baru ini diharapkan Rajawali Nusindo Cabang Pontianak memiliki fasilitas yang lebih baik, sehingga bisa segera memperoleh sertifikasi Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) dan Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB). "Diharapkan omset dari lini perdagangan dan distribusi obat dan alat kesehatan dapat semakin meningkat," ujarnya.

Sutiyono mengatakan, Kalimantan Barat memiliki potensi yang besar dalam bidang industri kesehatan. Banyak peluang yang dapat dikembangkan oleh Rajawali Nusindo Cabang Pontianak diantaranya produk alat kesehatan dan Total Laboratorium Solution (TLS). Berkembangnya RS Pemerintah dan Swasta adalah potensi utama untuk dilayanai dan dikerjasamakan. Selain itu, pesatnya perkembangan Kalimantan Barat membuka peluang meningkatnya produksi dan perdagangan kebutuhan pokok, seperti gula dan beras.

"Kami meragetkan, Kalimantan Barat menjadi salah satu area distribusi utama Rajawali Nusindo," ungkapnya.

Menurut Sutiyono, peran riil Rajawali Nusindo di Kalimantan Barat, sudah dimulai sejak dibukanya Cabang Pontianak sekitar tahun 2001. "Peran serta Rajawali Nusindo salah satunya dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan dan alat kesehatan di Rumah Sakit maupun Dinas Kesehatan di area wilayah Kalimantan Barat. Di pasar retail, dengan produk consumernya, Rajawali Nusindo berperan dalam mendistribusikan produk-produk consumer mulai dari pasar tradisonal hingga pasar modern bahkan kini pasar online. Hal ini juga menjadi salah satu bentuk pengabdian kami pada Kalimantan Barat," tuturnya.

Adapun, beberapa prinsipal utama Rajawali Nusindo Cabang Pontianak, diantaranya PT Phapros Tbk. untuk obot-obatan, PT Biofarma untuk produk vaksin, Supplier dari Luar Negeri dari Eropa, Amerika, Inggris, Korea, China, dan Malaysia berupa Alat kesehatan, Kedokteran dan Laboratorium) berupa produk habis pakai dan investasi, PT Tokai Dharma Indonesia (Korek Api Gas), Elektrical Loyal (stop kontak, saklar), Produk Baterai Merk Kodak dan menyusul produk lampu, herbal dan laundry serta alat anaestesy.

Sutiyono berharap kerja sama yang telah dijalan dengan baik dengan seluruh pelanggan terus ditingkatkan dan tetap dijalin dengan sebaik mungkin. "Hubungan baik harus dijaga, melalui komunikasi yang baik, dan dengan penyelesaian complain pelanggan yang cepat, baik di Dinkes, RS, Apotek, Toko Obat, Grosir maupun pasar tradional. Kantor pusat akan senantiasa mensupport tambahan produk berkualitasnya agar kepuasan pelanggan terus meningkat," ungkapnya.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Durian Kunyit dari Kalimantan Barat

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Durian Kunyit asal Desa Sebongkah, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat berhasil mengalahkan 180 jenis durian lainnya di Kontes Durian Festival Durian Bumi K

  • tahun lalu

    Hilangkan Monopoli Usaha di Kalimantan Barat

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Pontianak Andreas Acui Simanjaya berharap Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Sutarmidji-Ria Norsan yang baru dilantik untuk masa bak

  • 2 tahun lalu

    BNN Amankan Sabu-Sabu di Kalimantan Barat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional dan Bea Cukai dalam dua kegiatan operasi berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 28 kilogram dan 25 ribu pil ekstasi di Kalim

  • 2 tahun lalu

    Karolin Margret Siap Kembangkan Potensi Kalimantan Barat

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Calon Gubernur Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa mengatakan Kota Sngkawang dan Singbebas memiliki potensi cukup besar untuk mendukung ekonomi Kalbar sehingga bisa tumbuh

  • 2 tahun lalu

    Rajawali Nusindo Perkuat Layanan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), PT Rajawali Nusindo, akan memperkuat layanan dengan dukungan sistem teknologi informasi (IT) pada 2018.Direktur Utama R

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99