Rabu, 16 Jan 2019

RNI Siap Pasok Kebutuhan Pokok Puskopkar Se-Indonesia

Oleh: marsot
Kamis, 13 Des 2018 08:33
BAGIKAN:
istimewa.
RNI dan Puskopkar.
JAKARTA (EKSPOSnews): Dalam rangka memperluas jaringan distribusi serta meningkatkan penjualan produk consumer seperti bahan kebutuhan pokok, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan Induk Koperasi Kartika (Inkopkar) TNI Angkatan Darat. Kerja sama yang merupakan tindaklanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah dilaksanakan oleh Menteri BUMN bersama Panglima TNI tersebut ditandai dengan pengenalan bisnis RNI kepada Ketua Pusat Koperasi Kartika (Puskopkar) seluruh Indonesia di Jakarta, Selasa 11 Desember 2018.

Direktur Utama RNI B. Didik Prasetyo mengatakan sinergi ini akan diawali dengan kerja sama di bidang distribusi dan perdagangan. Saat ini RNI, lanjutnya, melalui salah satu anak perusahaannya, PT Rajawali Nusindo, telah rutin memasok kebutuhan pokok bagi masyarakat di berbagai daerah. Menurutnya, hal tersebut dapat disinergikan dengan kegiatan usaha Puskopkar dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga TNI Angakatan Darat (AD).

“Dengan 42 cabang distribusi dan perdagangan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, RNI melalui Rajawali Nusindo siap memenuhi stok kebutuhan pokok Puskopkar di berbagai daerah. Cabang-cabang kami dapat memasok kebutuhan pokok seperti gula, minyak goreng, dan beras,” ujar Didik.

Agar segera terlaksana, Didik memerintahkan seluruh Cabang Rajawali Nusindo berkoordinasi dengan Puskopkar yang ada di wilayahnya. Ia juga mengatakan sangat terbuka untuk membahas peluang kerja sama lainnya.

“Kami menargetkan bekerja sama dengan 22 Puskopkar yang ada di Indonesia. Pada prinsipnya kerja sama ini bersifat terbuka, kedepannya tidak terbatas hanya pada pemenuhan kebutuhan pokok tetapi juga dapat dijajaki kerja sama dibidang lainnya, seperti agroindustri, farmasi dan alat kesehatan serta properti, sesuai dengan bidang usaha RNI,” papar Didik.

Sementara itu, di kesempatan yang sama Ketua Induk Koperasi Kartika (Inkopkar) Brigjen TNI Rosdianto mengatakan, agar peluang ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Puskopkar di seluruh daerah. "Mari kita manfaatkan peluang ini," tuturnya.


  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Iwa Karniwa Minta Jatah Suap Meikarta Rp1 miliar

    BANDUNG (EKSPOSnews): Nama Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa, disebut Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah meminta uang Rp1 miliar, yang terungkap dalam sidang dugaan kasus suap proyek Meikar

  • 4 minggu lalu

    Pernikahan Dibawah Tangan Semakin Marak

    LEBAK (EKSPOSnews): Pernikahan "dibawah tangan" di Provinsi Banten hingga kini cukup tinggi, karena berbagai faktor di antaranya ketidakpahaman masyarakat terhadap aturan pemerintah."Kita berharap ke

  • 4 minggu lalu

    Mengajak Remaja Hindari Pernikahan Dini

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pusat Pembelaan Hak-hak Perempuan "Women's Crisis Centre" Palembang, Sumatera Selatan mengajak remaja menghindari pernikahan dini yang akhir-akhir ini masih cukup banyak d

  • 4 minggu lalu

    Menekan Angka Pernikahan Dini di Lombok

    LOMBOK (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, mengklaim berhasil menekan angka pernikahan dini hingga 26 persen pada 2018 melalui berbagai intervensi program.Bupati Lomb

  • satu bulan lalu

    Mencegah Pernikahan Dini

    PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menerbitkan surat edaran terkait pencegahan dan penghapusan pernikahan dini, sebagai salah satu upaya memberikan perlindungan ba

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99