Selasa, 23 Jan 2018

RNI Genjot Produksi Gula

Oleh: Alex
Sabtu, 17 Jun 2017 06:00
BAGIKAN:
istimewa
Gula.
SEMARANG (EKSPOSnews): PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) menargetkan produksi gula pasir pada 2017 ini meningkat menjadi 316.000 ton dari 283.000 ton pada 2016 seiring dengan iklim yang mulai membaik.

"Target kami volume produksi pada tahun ini sebanyak 316.000 ton atau meningkat dari volume produksi tahun lalu yang mencapai 283.000 ton," kata Direktur Utama RNI B Didik Prasetyo di sela pemberian 1.500 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Masjid Atthohiriyah Pondok Pesantren Addainuriyah 2 Semarang, Jumat 16 Juni 2017.

Ia mengatakan target produksi tersebut sama dengan tahun 2015. Sedangkan pada tahun 2016, diakuinya, volume produksi mengalami penurunan.

"Kalau tahun ini kan iklim berjalan normal dan kondisi pabrik siap produksi, jadi volume produksi kami tingkatkan. Total target produksi tersebut sampai dengan akhir musim giling," katanya.

Menurut dia, musim giling sudah dimulai sejak bulan Juni dan diprediksi selesai pada bulan Oktober-November 2017. Sejauh ini produksi sudah terealisasi sebesar 3.000 ton.

Mengenai kerja sama dengan petani, ia mengatakan masih sama dengan tahun sebelumnya yaitu dengan menerapkan sistem bagi hasil. Untuk tahun ini sistem bagi hasil yaitu 66 persen untuk petani dan sisanya untuk pabrik gula.

Selanjutnya, untuk penjualan gula pasir masih lebih banyak bersifat ritel. Meski demikian, ke depan pemerintah menginstruksikan agar hasil produksi gula pasir seluruhnya dipasok ke Perum Bulog.

"Sejauh ini harga jual gula pasir dari kami ke Perum Bulog Rp10.900 per kg. Ke depan untuk harga akan kami sesuaikan dengan mekanisme pasar, saat ini ada kecenderungan harga mengalami penurunan," katanya.

Ia mengatakan khusus untuk produksi gula pasir sejauh ini memberikan kontribusi sebesar 35 persen terhadap total omzet RNI, sedangkan sisanya masih didominasi oleh sektor perdagangan.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Adi Putra Kurniawan Dituntut 4 Tahun Penjara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adi Putra Kurniawan dituntut empat tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 5 bulan kurungan karena dinilai terbukti menyuap Direktur Jend

  • satu bulan lalu

    KLHK Menangkan Gugatan Terhadap PT Ricky Kurniawan Kertapersada

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menunjukkan ketegasannya pada korporasi penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan memenangkan gugatan perdata

  • satu bulan lalu

    RNI Gandeng BTPN Gelar Program Pemberdayaan Karyawan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dalam rangka memberikan fasilitas layanan perbankan dan pelatihan kewirausahaan bagi karyawan, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) melaksanakan penandatanganan Perjan

  • satu bulan lalu

    Telkomsel Hadirkan Program Barbershop Carnival

    MEDAN (EKSPOSnews): Telkomsel kembali menghadirkan penawaran menarik di akhir tahun 2017, yakni "Barbershop Carnival". Telkomsel memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk mendapatkan diskon khusus un

  • 2 bulan lalu

    Pernikahan Bobby-Kahiyang Promosi Budaya

    MEDAN (EKSPOSnews): Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu Siregar dengan Bobby Afif Nasution, semakin memperkuat hubungan dua ada

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99