Kamis, 21 Feb 2019

RNI Gelar Mudik Gratis Bareng BUMN 2018

Oleh: alex
Senin, 28 Mei 2018 17:30
BAGIKAN:
istimewa.
RNI mudik.
JAKARTA (EKSPOSnews): PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI)turut serta mendukung kelancaran mudik lebaran tahun 2018 dengan menggelar program mudik gratis bagi 1.000 orang pemudik. Program mudik gratis ini merupakan bagian dari program Mudik Bareng BUMN Tahun 2018 yang digelar oleh Kementerian BUMN bersama 61 BUMN lainnya dengan target peserta sebanyak 200 ribu pemudik.

Menurut Corporate Communication RNI Fazar Bachtiar, pendaftaran mudik gratis RNI dibuka sampai 1 Juni 2018. "Program ini terbuka untuk umum. Masyarakat dapat mendaftarkan hanya dengan membawa kartu identitas (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) dan mengisi formulir yang sudah disediakan di beberapa lokasi pendaftaran," ujarnya, Senin 28 Mei 2018.

Menurut Fazar, guna memastikan partisipasi masyarakat secara luas, RNI telah membuka beberapa lokasi pendaftaran yang tersebar di kantor pusat hingga Anak Perusahaan, seperti Gedung RNI Mega Kuningan Jakarta, Kantor PT PG Rajawali II Cirebon, Kantor Pabrik Gula (PG) Jatitujuh Majalengka, Kantor PG Subang, Kantor PT Rajawali Nusindo Cabang Pontianak dan Palangkaraya.

"Pemenuhan armada transportasi dilakukan melalui sinergi BUMN dengan Perum Damri dan PT PELNI (Persero). Kami telah menyiapkan puluhan armada bus Damri executive class dan 2 kapal penumpang PELNI untuk mengangkut pemudik dari beberapa titik  keberangkatan. Bus akan diberangkatkan dari Subang dan Majalengka pada 8 Juni 2018, serta dari Jakarta dan Cirebon pada 11 Juni  2018 dengan tujuan Yogyakarta, Solo, Madiun, dan Surabaya.Sedangkan untuk kapal laut kita berangkatkan pada 9 Juni 2018 dari Pontianak dengan tujuan Surabaya dan dari Pelabuhan Kumai dengan tujuan Semarang," jelas Fazar.

Untuk informasi lebih lanjut, Fazar menyarankan calon pemudik menghubungi nomor kontak panitia yang tertera pada pengumuman disosial media dan website resmi RNI. "Calon pemudik juga dapat menghubungi Anak Perusahaan ataupun Kantor Cabang RNI Group terdekat baik melalui pesawat telepon maupun datang langsung," ungkapnya.

Agar dapat memberikan manfaat secara luas, Fazar mengajak masyarakat turut serta memanfaatkan program ini. Selain tanpa dikenai biaya, atau 100 persen gratis, pemudik akan mendapatkan beberapa fasilitas seperti kaus, topi, dan goody bag serta jaminan asuransi.

"Kami berharap melalui program ini RNI dapat turut serta memberikan kontribusi nyata dalam mensukseskan program Pemerintah pada mudik tahun 2018 khususnya dalam mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan sendiri seperti sepeda motor," harapnya.

Pada tahun ini Pemerintah semakin menggenjot pelaksaaan program mudik gratis menggunakan bus, kapal laut, dan kereta api. Pasalnya, Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan telah memprediksi pada Lebaran 2018 akan terjadi lonjakan angka pemudik, khususnya yang menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor.

Kemenhub memperdiksi pada 2018 jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor sebanyak 6,3 juta orang, atau meningkat 30,4 persen dari tahun lalu yang berada di angka 4,7 juta orang pemudik. Adapun jumlah pemudik Lebaran 2018 diperkirakan sebanyak 19,5 juta orang atau mengalami peningkatan 10 hingga 15 persen dibanding tahun lalu.


  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Pernikahan Dini Akibat Pergaulan Bebas

    REJANG LEBONG (EKSPOSnews): Pengadilan Agama (PA) Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan maraknya kasus pernikahan dini di wilayah itu akibat dipengaruhi pergaulan bebas."Perni

  • satu bulan lalu

    Iwa Karniwa Minta Jatah Suap Meikarta Rp1 miliar

    BANDUNG (EKSPOSnews): Nama Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa, disebut Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah meminta uang Rp1 miliar, yang terungkap dalam sidang dugaan kasus suap proyek Meikar

  • 2 bulan lalu

    Pernikahan Dibawah Tangan Semakin Marak

    LEBAK (EKSPOSnews): Pernikahan "dibawah tangan" di Provinsi Banten hingga kini cukup tinggi, karena berbagai faktor di antaranya ketidakpahaman masyarakat terhadap aturan pemerintah."Kita berharap ke

  • 2 bulan lalu

    Mengajak Remaja Hindari Pernikahan Dini

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pusat Pembelaan Hak-hak Perempuan "Women's Crisis Centre" Palembang, Sumatera Selatan mengajak remaja menghindari pernikahan dini yang akhir-akhir ini masih cukup banyak d

  • 2 bulan lalu

    Menekan Angka Pernikahan Dini di Lombok

    LOMBOK (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, mengklaim berhasil menekan angka pernikahan dini hingga 26 persen pada 2018 melalui berbagai intervensi program.Bupati Lomb

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99