Sabtu, 21 Apr 2018
  • Home
  • BUMN Perkebunan
  • RNI Garap Tol Laut dan Rumah Kita Pertama di Pulau Sangihe Kabupaten Pulau Tahuna

RNI Garap Tol Laut dan Rumah Kita Pertama di Pulau Sangihe Kabupaten Pulau Tahuna

Oleh: Jefri
Kamis, 09 Nov 2017 17:56
BAGIKAN:
istimewa.
RNI garap tol laut.
JAKARTA (EKSPOSnews): Tol Laut merupakan konsep pengangkutan logistik kelautan yang dicanangkanoleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Program ini bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di nusantara. Dengan adanya hubungan antara pelabuhan-pelabuhan laut ini, maka dapat diciptakan kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok dan menggerakan roda perekonomian secara efisien dan merata.

Sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menyediakan sarana dan prasarana transportasi serta bahan komoditas yang diangkut antara PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) melalui anak perusahaannya yaitu PT Rajawali Nusindo dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) dan PT Pelni (Persero) membentuk satu konsorsium dengan menggunakan metode mendekatkan gudang ke masyarakat.

Untuk tujuan Indonesia bagian timur, untuk pertama kalinya RNI mengangkut kebutuhan pokok dan kebutuhan penting lainnya dengan tujuan Sangihe - Kepulauan Lirung - Morotai dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Rabu 8 November 2017. Hal ini dilakukan untuk mendukung program.pemerintah dalam menurunkan disparitas harga di pulau - pulau terpencil di Indonesia Timur.

Direktur Utama RNI Didik Prasetyo mengatakan bahwa kedatangan dirinya di Surabaya guna meninjau langsung proses tol laut ini. "Baru kali ini kita melakukannya karena baru selesai membangun Rumah Kita di Sangihe."
.
Komoditas yang diangkut kapal ini total nilainya Rp1,1 miliar dengan rincian barangnya terdiri dari beras 22 ton, gula bulk 20 ton, minyak goreng 46 ton, tepung terigu 20 ton, dan semen 100 ton yang bekerja sama dengan PT Semen Tonasa.

Didik berharap dengan pengiriman ini disparitas harga antara pulau jawa dan pulau terluar tidak terlalu tinggi. Termasuk juga menjaga stok barang ketika masuk musim barat. Ditambahkan bahwa Program Tol Laut dan Rumah Kita merupakan inisiasi Pemerintahan Jokowi-JK untuk meningkatkan dan mempermudah distribusi barang dan jasa ke seluruh daerah terpencil.

Rumah Kita merupakan tempat penampungan barang-barang dari Indonesia barat seperti sembako, bahan bangunan dan lainnya untuk dijual dan didistribusiksan ke daerah. Sebaliknya, lanjut Didik, Rumah Kita juga menjadi tempat penampungan komoditas hasil pertanian, dari Indonesia timur untuk dijual ke daerah lain di Indonesia, khususnya Jawa.

"Dengan konsep Rumah Kita, pedagang dan masyarakat di daerah bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok dan lainnya dengan harga lebih murah dan cepat. Sebaliknya bisa mengirimkan produksi dari daerah terutama hasil pertanian dan perikanan untuk dijual dengan cepat dan biaya murah," jelas Didik

Pemerintah membangun Rumah Kita diberbagai lokasi. Selanjutnya, menugaskan BUMN terkait untuk membangun dan memfasilitasi Rumah Kita menjadi agen dan distributor ke masyarakat di daerah," ujar Didik

Kerja sama pertama kali pelayaran ke arah timur antara PELNI dengan RNI ini ditegaskan juga oleh perwakilan PELNI, Antonius Lumban Gaol selaku Manager Layanan Tol Laut & Ternak. "Kapal Logistik Nusantara Dua dengan kapasitas 140 TEUs akan melayani tol laut RNI yang pertama ke arah timur. Nantinya akan mampir di Makassar untuk mengambil semen juga," kata Antonius. Selanjutnya, diharapkan juga akan meningkat untuk muatannya.


  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Canangkan Go Global, RNI Bukukan Laba Konsolidasi Rp353 miliar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ditengah kondisi ekonomi global yang masih belum menggembirakan serta tren perlambatan perekonomian negara-negara di Dunia belakangan ini, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Perser

  • 2 minggu lalu

    Menggelar Karya Inovasi RNI Award 2018

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) kembali menggelar even dua tahunan RNI Award. Acara yang pada tahun ini mengangkat tema "Go Global" tersebut dibuka oleh Direktur Pengen

  • 2 minggu lalu

    Tekan Pernikahan Dini

    PALU (EKSPOSnews): Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palu, Sulawesi Tengah, melibatkan organisasi perangkat daerah dan lembaga lintas sektor terkait upaya menekan pernikahan dini

  • 2 bulan lalu

    Pernikahan Dini Masih Banyak di Asmat

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Menteri Sosial Idrus Marham mengakui jika pernikahan dini memang masih begitu banyak terjadi di Kabupaten Asmat, Papua, dan ini menjadi salah satu persoalan tersendiri yang perl

  • 4 bulan lalu

    Adi Putra Kurniawan Dituntut 4 Tahun Penjara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adi Putra Kurniawan dituntut empat tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 5 bulan kurungan karena dinilai terbukti menyuap Direktur Jend

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99