Kamis, 16 Agu 2018

RNI Berangkatkan Ribuan Pemudik

Oleh: alex
Senin, 11 Jun 2018 17:25
BAGIKAN:
istimewa.
Mudik.
JAKARTA (EKSPOSnews): Dalam rangka menekan angka pemudik yang menggunaka sepeda motor, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) berangkatkan 1.000 orang pemudik dengan bus dan kapal laut ke Yogyakarta, Solo, Semarang, Madiun, dan Surabaya. Pelepasan dilakukan, Senin 11 Juni 2018, di Kantor Pusat RNI, Jakarta, oleh Direktur Pengendalian Usaha RNI Agung P. Murdanoto.

Menurut Agung, kegiatan ini merupakan bagian dari program Mudik Bareng BUMN yang dilaksanakan oleh Kementerian BUMN bersama 61 BUMN lainnya. Tahun ini Kementerian BUMN menargetkan peserta sebanyak 200 ribu pemudik.

"Ini merupakan partisipasi pertama RNI dalam program Mudik Bareng BUMN. Melihat antusiasme dan sambutan baik masyarakat, kami berharap tahun depan program ini dapat kembali terlaksana dengan jumlah peserta yang lebih banyak," ujarnya.

Direktur Utama RNI B. Didik Prasetyo yang ditemui di acara pelepasan mengatakan, program mudik gratis ini juga bertujuan untuk membantu mensukseskan program Pemerintah pada mudik tahun 2018,khususnya dalam mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan sendiri seperti sepeda motor. "Seperti diketahui penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jauh sangat tidak disarankan. Untuk itu kami ingin membantu Pemerintah menekan angka penggunaan sepeda motor dalam Mudik Lebaran tahun ini," ujarnya.

Sementara itu, Corporate Communication RNI Fazar Bachtiar mengatakan, sebanyak 1.000 pemudik dilepas melalui tiga kelompok pemberangkatan. Kelompok pertama sebanyak 240 pemudik tujuan Solo, Madiun, dan Surabaya telah diberangkatkan pada 8 Juni 2018 dengan 6 armada bus eksekutif dari Kantor Pusat RNI di Jakarta. Pemberangkatan kedua dilakukan pada 9 Juni 2018, di pelabuhan Pontianak dan Kumai. Sebanyak 600 pemudik dilepas berlayar dengan kapal Pelni menuju Semarang dan Surabaya.

"Pemberangkatan terakhir digelar 11 Juni 2018, di Kantor Pusat RNI melalui pelepasan 160 pemudik ke Yogyakarta, Solo, Madiun, dan Surabaya. Kami bagi kedalam tiga tahap agar dapat memfasilitasi waktu keberangkatan masyarakat yang relatif berbeda-beda," kata Fazar.

Guna memfasilitasi pemudik, Fazar mengatakan, RNI menyiapkan 10 armada bus dan 2 Kapal Laut. Pemenuhan armada transportasi dilakukan melalui sinergi BUMN dengan Perum Damri dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (Pelni). Khusus untuk kapal laut, Fazar mengaku pihaknya kewalahan menerima permintaan masyarakat, terbukti 600 tiket kapal laut yang disebar di Pontianak dan Kumai langsung habis setelah beberapa hari pendaftaran dibuka.

"Antusiasme masyarakat di daerah untuk pulang kampung sangat tinggi. Beberapa ada yang sudah 5 sampai 10 tahun tidak mudik. Banyak pekerja informal di Pontianak dan Kumai yang tidak bisa mudik ke Pulau Jawa karena keterbatasan dana. Program ini sangat membantu mereka," ujar Fazar.

Berdasarkan data Kementerian BUMN, tahun ini, jumlah pemudik yang ikut dalam Program Mudik Bareng BUMN 2018 tercatat meningkat menjadi 206.209 pemudik atau naik 74,43% dari sebelumnya 118.220 pemudik di tahun 2017. Sementara kota tujuan pun bertambah menjadi 108 tujuan dari sebelumnya 84 kota di 2017.


  Berita Terkait
  • kemarin

    RNI dan Hotel Indonesia Gelar Siswa Mengenal Nusantara di Bali

    DENPASAR (EKSPOSnews): Sebagai upaya menanamkan rasa cinta Tanah Air kepada generasi muda, PT Asuransi Jiwasraya (Persero),berkolaborasi dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI), dan PT

  • satu minggu lalu

    Menekan Angka Pernikahan Dini

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Yogyakarta menyatakan meskipun kasus pernikahan dini di kota itu tergolong rendah, namun hal tersebut tidak mengendurkan semangat untuk menekan angka pernikaha

  • 3 minggu lalu

    Pernikahan Dini Sebabkan Kekerasan dalam Rumah Tangga

    PALU (EKSPOSnews): Aktivis perempuan di Sulawesi Tengah menilai pernikahan dini atau pernikahan dibawah umur menjadi salah satu fakor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)."Pernikaha

  • 4 minggu lalu

    Perkawinan Usia Dini Semakin Meningkat

    BANJARMASIN (EKSPOSnews): Anggota Komisi IV Bidang Kesra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan Misri Syarkawie berpendapat, perkawinan usia dini tampaknya dilematis.Pendapat tersebut menja

  • 3 bulan lalu

    RNI Gelar Mudik Gratis Bareng BUMN 2018

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI)turut serta mendukung kelancaran mudik lebaran tahun 2018 dengan menggelar program mudik gratis bagi 1.000 orang pemudik. Program m

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99