Rabu, 20 Nov 2019
  • Home
  • BUMN Perkebunan
  • Perkuat Industri Alat Kesehatan, Mitra Rajawali Banjaran Kembangkan Hyperbaric Chamber Oxygen Therapy

Perkuat Industri Alat Kesehatan, Mitra Rajawali Banjaran Kembangkan Hyperbaric Chamber Oxygen Therapy

Oleh: master sihotang
Kamis, 17 Okt 2019 11:37
BAGIKAN:
Alat kesehatan produksi PT Mitra Rajawali Banjaran
BANDUNG (EKSPOSnews): Sebagai upaya pengembangan portofolio bisnis serta dalam rangka berkontribusi mewujudkan kemandirian industri alat kesehatan (alkes) nasional, salah satu anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) yang bergerak dalam bidang manufaktur alkes, PT Mitra Rajawali Banjaran (MRB), melakukan pengembangan dan produksi Hyperbaric Chamber Oxygen Therapy (HBOT). Masuknya MRB dalam pengembangan HBOT merupakan upaya untuk terus melakukan inovasi dan terobosan guna meningkatkan daya saing di tengah kompetisi industri alkes nasional maupun global.

Menurut Direktur MRB Agus Suryanto, selain untuk meningkatkan kapasitas bisnis perusahaan, tujuan produksi HBOT ini adalah guna mendukung program pemerintah tentang percepatan industri farmasi dan alat kesehatan seperti yang tertuang dalam Instruksi Presiden No.6 Tahun 2016. “Berdasarkan data Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab), 92 persen suplai alat kesehatan di Indonesia masih mengandalkan produk impor, sehingga diharapkan produksi HBOT ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan produksi alat kesehatan dalam negeri,” ujarnya, di Kantor MRB, Bandung, Rabu 16 Oktober 2019.

 Agus mengatakan, produksi HBOT sendiri secara resmi telah dimulai sejak, Jum’at 4 Oktober 2019, di pabrik MRB yang berlokasi di Banjaran, Bandung. HBOT merupakan terapi sistemik dalam dunia kedokteran konvensional. Dilakukan dengan metode menghirup oksigen murni melalui masker, hood atau endotracheal tube di dalam ruangan bertekanan (hyperbaric chamber atau caisson) yang bertekanan lebih dari 1 atmosfer. Manfaat terapi HBOT di antaranya adalah membantu penyembuhan penyakit komplikasi Diabetes Melitus, gangguan ginjal, jantung, lever, dll serta terapi kecantikan dan kebugaran.

Agus menambahkan, kegiatan produksi HBOT disupervisi langsung oleh Laksamana Pertama (Purn. TNI AL) . M. Guritno S. yang merupakan ahli HBOT, profesor of Sub-Aquatic and Hyperbaric Medicine Académie Nationale de Médecine, Paris, France. Beberapa tipe produk HBOT yang akan diproduksi PT MRB adalah HYPE 6002, HYPE 8002, HYPE 8004, HYPE 10002, HYPE ANIMAL CHAMBER. Masing-masing tipe memliki spesifikasi yang berbeda tergantung ukuran yang dibutuhkan oleh pelanggan, menyesuaikan ketersediaan ruangan.

“Kegiatan produksi HBOT bekerjasama dengan PT Mitra Multi Teknomedika, sementara pendistribusiannya memanfaatkan jaringan distribusi RNI Group melalui PT Rajawali Nusindo yang outlet-nya tersebar di seluruh provinsi di Indonesia serta telah berpengalaman dalam bidang distribusi dan perdagangan produk farmasi dan alkes,”ujarnya.

HBOT diharapkan dapat menjadi pemacu semangat manajemen dan karyawan untuk sama-sama bergotong-royong membangun MRB menjadi perusahaan yang naik kelas serta berkontribusi dalam kemandirian alkes nasional.


  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99