Kamis, 27 Feb 2020
  • Home
  • BUMN Perkebunan
  • Pengelolaan Limbah Cair PKS Ajamu Sesuai Aturan, Mahasiswa Kok Tuntut Dirut PTPN IV Dicopot?

Pengelolaan Limbah Cair PKS Ajamu Sesuai Aturan, Mahasiswa Kok Tuntut Dirut PTPN IV Dicopot?

Oleh: master sihotang
Kamis, 13 Sep 2018 09:00
BAGIKAN:
istimewa.
Tuntutan mahasiswa.
MEDAN (EKSPOSnews): Sejumlah mahasiswa yang berasal dari  Panai Tengah, Panai Hilir, dan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut menuntut agar Direktur Utama (Dirut) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Medan dicopot karena diduga tak becus menangani kerusakan lingkungan di sejumlah kebun yang dikelola anak perusahaan PTPN III Holding Perkebunan itu.

Mahasiswa menilai Dirut gagal mengelola dan menerapkan manajemen yang baik pada bawahannya, sehingga limbah cair Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Panai Hulu dibuang sembarangan. "Masyarakat sudah lama menuntut agar limbah cair PKS tersebut dikelola dengan baik. Sampai saat ini belum ada perbaikan yang berarti," ujar sejumlah mahasiswa.

Mahasiswa menilai manajemen PTPN IV dinilai kurang tangggap terhadap isu lingkungan, sehingga membiarkan limbah cair merusak lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala Urusan Humas PTPN IV Sahrul Aman Siregar menegaskan PKS Ajamu yang dikelola PTPN IV telah melakukan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup sesuai UU RI No. 32 Tahun 2009.

Dia mengatakan pengawasan dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu, dengan mengirimkan laporan triwulan ke instansi terkait.

"Sertifikasi terbaru tanggal pengujian 10 Juli 2018, dengan hasil uji parameter BOD dan COD masih berada di bawah baku mutu," ujarnya, Kamis 13 September 2018.

Sejauh ini, kata dia, limbah cair dari PKS baru bisa dikatakan terindikasi pencemaran, jika hasil laboraturium membuktikan limbah tidak memenuhi baku mutu.

Mengenai manajemen yang dianggap gagal dalam mengelola dan menerapkan manajemen yang baik kepada bawahannya di unit kebun dan PKS, Sahrul mengatakan, ada Kementerian BUMN dan Holding BUMN perkebunan yang menilai kinerja manajemen yang ditempatkan disetiap anak perusahaan BUMN perkebunan.

Capaian kinerja perusahaan selama tahun 2017, kata dia, sudah membaik dibanding dengan tahun 2016 yang lalu atau naik di atas 136,85%.

"Capaian kinerja perusahaan sampai dengan Agustus 2018 juga sudah membaik dibanding dengan tahun 2017 yang lalu atau naik di atas 100,68%," ujarnya.

  Berita Terkait
  • 6 bulan lalu

    15 Mahasiswa Diamankan

    BANDUNG (EKSPOSnews): Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pihak Polres Cianjur telah mengamankan sedikitnya 15 mahasiswa setelah kejadian aksi mahasiswa yang berujun

  • 10 bulan lalu

    Mahasiswa Unimed Raih Medali Emas

    MEDAN (EKSPOSnews): Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan berhasil meraih medali emas dan Most Favorit Penilaian Poster pada ajang bergengsi Indonesia Intern

  • 10 bulan lalu

    Semen Indonesia Edukasi Mahasiswa

    PADANG (EKSPOSnews): PT Semen Indonesia mengedukasi mahasiswa se-Sumatera Barat dalam mengotimalkan bakat yang mereka miliki melalui kegiatan ‘BUMN Goes To Campus’ (BGTC) yang merupakan rangkaian

  • 11 bulan lalu

    Mahasiswa Tolak Pabrik Semen

    SAMARINDA (EKSPOSnews): Sebanyak 500 orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Karst (AMPK) bakal menggelar aksi demonstrasi dengan tema penolakan pembangunan pabrik semen di depan kantor G

  • 11 bulan lalu

    Mahasiswa Unsiyah Diajak Berinovasi

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengajak mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) untuk mengembangkan berbagai inovasi sehingga dapat ber

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99