Selasa, 24 Okt 2017

PTPN XI Kejar Target Produksi

Oleh: Master Sihotang
Kamis, 02 Mar 2017 18:58
BAGIKAN:
istimewa
Pabrik Gula.
SURABAYA (EKSPOSnews): PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI terus mengejar target produk diversifikasi atau turunan tebu selain gula, tujuannya untuk meningkatkan kinerja produksi gula dan perolehan laba pada tahun 2017.

"Tahun ini PTPN XI akan terus memperkuat bisnisnya yang menghasilkan produk diversifikasi dari tebu, selain gula," kata Direktur Utama PTPN XI M Cholidi di Surabaya, Kamis 2 Maret 2017.

Cholidi yang baru saja menjabat sebagai direktur utama per tanggal 1 Maret 2017 menggantikan direktur sebelumnya yang dijabat Dolly Parlagutan Pulungan, itu mengaku pekerjaan rumah perseroan yang harus dikerjakan ke depan masih banyak.

Salah satunya, proyek revitalisasi atau peningkatan kapasitas pabrik gula (PG) Assembagoes dan PG Djatiroto yang menggunakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN).

"Program yang sudah kami rancang dengan direksi lama akan kami teruskan dan kejar. Dan ini menjadi tugas berat untuk meningkatkan kinerja produksi gula, dan perolehan laba yang diukir tahun 2016 harus bisa kami pertahankan dan tingkatkan," ucapnya.

Terkait proyek diversifikasi yang akan dilakukan, kata Cholidi, di antaranya energi listrik "co-generation" yang ditarget bisa dilakukan pada 2018, produk biofuel, hingga produk turunan lainnya seperti "fermented pellet" sebagai bahan baku kimia.

"PTPN XI mempunyai potensi luar biasa yang masih bisa dikembangkan. Ke depan industri usaha gula mutlak harus diversifikasi karena itu jadi andalan dan bisa menghasilkan, namun gula tetap sebagai core bisnis utama harus dijalankan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasional Dani Yanto mengatakan produk diversifikasi yang potensi untuk digarap segera adalah fermentasi ampas tebu atau "fermented bagasse pellet" yang digunakan sebagai bahan baku kimia.

"Potensi fermented bagasse pelletdari pabrik gula Assembagoes saja bisa mencapai 100 ton per hari, dan harga'fermented bagasse pellet' bisa mencapai 2.000 per kg, bahkan potensi negara yang butuh produk ini seperti Jepang, Taiwan dan Korea," tuturnya.

Sebelumnya PTPN XI pada 2017 telah memproyeksikan kinerja laba bisa mencapai Rp86 miliar berdasarkan penghitungan prognosa September. Dan pada 2016 perseroan berhasil mencetak laba hingga Rp132 miliar.

Untuk total produksi gula PTPN XI pada 2016 tercatat mencapai 142.000 ton dengan rendemen tertinggi dari PG Assembagoes 7,08 persen. Tahun 2017 ditargetkan rendemen bisa mencapai 8,04 persen.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Listrik Bioetanol dari PTPN XI

    JEMBER (EKSPOSnews): PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI berencana mengujicobakan dua pabriknya, yakni Pabrik Gula (PG) Jatiroto Lumajang dan PG Asembagus Situbondo pada 2018 untuk menghasilkan listrik

  • 2 bulan lalu

    Penyegelan Gula Rugikan PTPN XI

    SITUBONDO (EKSPOSnews): Beredarnya informasi terkait penyegelan gula milik PT Perkebunan Nusantara XI di PG Panji Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, oleh PPNS Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Nia

  • 3 bulan lalu

    PTN XI Bentuk Tim Khusus

    MADIUN (EKSPOSnews0: PT Perkebunan Nusantara XI akan membentuk tim khusus guna melakukan investigasi internal terkait meledaknya pan penguapan atau "evaporator" (bukan ketel uap, red) Pabrik Gula Pago

  • 4 bulan lalu

    RNI Genjot Produksi Gula

    SEMARANG (EKSPOSnews): PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) menargetkan produksi gula pasir pada 2017 ini meningkat menjadi 316.000 ton dari 283.000 ton pada 2016 seiring dengan iklim yang mulai

  • 4 bulan lalu

    PTPN XI Berupaya Tingkatkan Rendemen Tebu

    SURABAYA (EKSPOSnews): PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI menargetkan bisa mencapai rendemen tinggi atau mencapai 8 persen pada akhir giling, tujuannya untuk menjadikan Jawa Timur sebagai lumbung gula

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99