Senin, 17 Feb 2020

PTPN VII, Bangkrut! Atasi dengan KSO

Oleh: alex
Sabtu, 18 Agu 2018 05:40
BAGIKAN:
istimewa.
Kerja Sama Operasi Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): PTPN VII selama tahun 2018 terus melakukan upaya-upaya strategis dalam rangka memperbaiki kinerja setelah cukup lama berada pada kondisi kesehatan perusahaan yang kurang baik.

"Pada 10 tahun terakhir, kondisi cash flow PTPN VII mengalami ketidak seimbangan cukup berat. Ini akibat jatuhnya harga komoditas agro di pasar global, cuaca buruk, dan pada saat yang sama kami baru melakukan replanting, investasi yang sangat besar," kata Dirut PTPN VII Muhamad Hanugroho, di Bandarlampung, Jumat 17 Augusus 2018.

Ia menyebutkan, dalam masa-masa itu, terjadi kemunduran performa manajemen yang juga berpengaruh kepada perawatan tanaman yang tidak terpupuk dan terurus, juga kerusakan pabrik karena tidak ada penggantian suku cadang.

Menurutnya, dampak dari itu semua begitu sistemik sehingga ketika harga komoditas mulai membaik, cuaca mendukung, dan tanaman baru mulai menghasilkan, pertumbuhannya tidak maksimal. Hal ini yang membuat rekoveri produk sangat lambat.

Namun demikian, lanjutnya, ada hikmah luar biasa dengan kondisi ini. Seluruh elemen melakukan introspeksi dan manajemen melakukan langkah-langkah strategis."Bahkan, sampai menyentuh kepada hak-hak normatif karyawan. Itu semua dalam rangka penyelamatan," ujarnya.

Dirut PTPN VII itu mengatakan beberapa langkah krusial dilakukan manajemen dalam masa sulit itu, antara lain, restrukturisasi human capital, restrukturisasi keuangan, optimalisasi aset, dan langkah-langkah short cut untuk mencari dana segar.

"Dan alhamddulillah, semua proses itu sedikit demi sedikit telah memunculkan perbaikan," jelasnya.

Ia menjelaskan, langkah strategis yang telah dilakukan manajemen sehingga grafik pertumbuhan PTPN VII mulai membaik, yakni kerja sama operasional (KSO) untuk beberapa aset yang mengalami kemunduran produksi.

"Saat ini, sebagai uji coba dan menunjukkan hasil sangat baik adalah KSO Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Unit Talopino di Kabupaten Seluma, Bengkulu," ujarnya.

KSO Talopino mendapatkan mitra dari PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) dengan penawaran terbuka (lelang). PTPN VII mendapat harga terbaik Rp177/kg TBS. Dengan kapasitas terpasang 30 ton/jam, saat ini PT BSL mampu memasok 500-600 ton per hari.

Menurutnya, PKS Talopino ini, PTPN VII mampu menghasilkan profit pada kisaran Rp1,5 miliar per bulan. Langkah KSO Talopino ini menjadi model kerja sama untuk aset PTPN VII yang lain.

Model KSO yang juga sedang diformulasikan adalah kebun dan pabrik teh Gunung Dempo di Pagar Alam. Dalam hal ini, PTPN VII Menggandeng PT Chakra. Saat ini sedang dalam proses perumusan model dan teknis kerja sama.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    BPJS Karo Optimalkan Kerja Sama Operasi

    Bupati Karo Terkelin Brahmana meminta agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengoptimalkan Pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Karo.Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Karo Sanco Sim

  • 9 bulan lalu

    PTPN VII Buka Posko Mudik Lebaran

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Holding Perkebunan Nusantara yang diwakili PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII membuka posko mudik Lebaran 2019 di Jalan Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni - Terbanggibesa

  • 10 bulan lalu

    Keuntungan Perusahaan Pelat Merah Lumayan, yang Bangkrut Juga Ada!

    SIDOARJO (EKSPOSnews): Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan keuntungan seluruh BUMN secara total per tahun telah lebih dari Rp200 triliun, meningkat pesat dari ketika pertama dirinya dilantik memimpi

  • tahun lalu

    Garuda Indonesia Group Jalin KSO dengan Sriwijaya Air

    JAKARTA (EKSPOSnews): Garuda Indonesia Group melalui anak perusahaannya PT Citilink Indonesia mengambil langkah strategis dengan mengambilalih pengelolaan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air."Kerja

  • 2 tahun lalu

    Berlimpah Uang dari Bakso Tusuk

    Sainah merupakan salah satu peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah mandiri dan kini berpenghasilan bersih hingga mencapai Rp90 juta per bulan dari usaha bakso tusuknya."Usaha saya sekarang

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99