Rabu, 19 Des 2018

Holding Perkebunan Nusantara Akan Tutup 11 Pabrik Gula

Oleh: alex
Selasa, 14 Nov 2017 17:13
BAGIKAN:
istimewa.
Pabrik Gula.
JAKARTA (EKSPOSnews): Holding Perkebunan Nusantara (PTPN III Persero) akan menutup secara bertahap 11 pabrik gula yang dinilai tidak mampu berproduksi maksimal dan tidak efisien karena sudah berusia tua di atas 100 tahun.

"Penutupan bertahap. Sebanyak tiga pabrik gula di PTPN IX, tiga pabrik di PTPN X dan sebanyak lima pabrik di PTPN XI," kata Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara Dasuki Amsir di Jakarta, Selasa 14 November 2017.

Menurut Dasuki, penutupan pabrik gula di tiga lokasi tersebut bagian dari program transformasi bisnis perusahaan yang sedang melakukan revitalisasi sejumlah pabrik gula dan termasuk membangun pabrik baru.

"Ada pabrik gula yang ditutup, tapi ada yang direvitalisasi dan ada yang dibangun baru," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Manajemen Operasional dan Pengembangan Holding Perkebunan, Erwan Pelawi mengatakan penutupan pabrik akan dilakukan bertahap dalam empat tahun ke depan, atau mulai tahun 2018.

"Jadi, penutupan tidak serta merta dilakukan bersamaan, tapi disesuaikan dengan program revitalisasi yang sedang bergulir dan pembangunan pabrik baru," ujarnya.

Erwan menambahkan, secara keseluruhan setidaknya terdapat tujuh pabrik gula yang akan direvitalisasi yaitu PG Mojo dan PG Rendeng di Jawa Tengah, PG Jatiroto, PG Asem Bagus dan PG Gempolkrep, di Jawa Timur.

Selanjutnya, di Lampung akan merevitalisasi PG Bunga Mayang dan PG Cinta Manis.

Sedangkan pabrik baru yang sedang tahap pembangunan PG Comal kapasitas 6.000 TCD (ton tebu per hari) yang mulai beroperasi penuh mulai tahun 2020.

Meski begitu, Pelawi memastikan dengan penutupan pabrik gula secara bertahap tersebut tidak akan merugikan petani tebu di sekitar pabrik dan termasuk karyawan perkebunan.

"Revitalisasi pabrik gula dan pembangunan pabrik baru harus selalui diringi dengan peningkatan kapasitas, sehingga tebu petani tetap terserap dalam jumlah besar," ujarnya.

Hingga Oktober 2017 total penjualan Holding Perkebunan Nusantara tercatat mencapai Rp28,19 triliun. Kontribusi komiditi gula mencapai 13 persen atau senilai Rp3,70 triliun.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Holding Perkebunan Salurkan Bantuan kepada Korban Gempa Palu

    MAKASSAR (EKSPOSnews): PT Perkebunan Nusantara (PTPN) mengirim enam truk bermuatan bantuan logistik untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi,dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah pada 28 Septembe

  • 2 bulan lalu

    Tim Medis Holding Perkebunan Tangani ISPA

    SURABAYA (EKSPOSnews): Tim medis Holding Perkebunan Nusantara mencatat telah menangani 1.196 pasien korban bencana alam di Palu, Sulawesi Tengah dan mayoritas adalah pasien infeksi saluran pernapasan

  • 3 bulan lalu

    Holding Perkebunan Genjot Ekspor CPO

    DUMAI (EKSPOSnews): Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus menggenjot ekspor komoditi Crude Palm Oil (CPO) dengan target sebesar 300.000 ton pada 2018."Di tengah menguatnya nilai tukar

  • 4 bulan lalu

    PTPN IV Jadi Tulang Punggung Holding Perkebunan

    MEDAN (EKSPOSnews): PTPN IV diharapkan oleh holding sebagai  backbone atau tulang punggung PTPN III Group, karena setelah  PTPN III mesti PTPN IV sebab target dari pemegang saham yang cukup

  • 5 bulan lalu

    Membangun Pabrik Gula di Bombana

    BOMBANA (EKSPOSnews): Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan siap membangun pabrik gula di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara dan akan dijadikan pabrik terbesar di Indonesia."Tahun ini kita aka

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99